Pelewaan Gelar, AWR : Adat Jadi Tolak Ukur Bersikap Anak Muda


 

Agam, -Bupati Agam, Dr. Andri Warman hadiri acara malewakan gala pengangkatan penghulu se-nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto di Medan Nan Bapaneh, Minggu (21/3).

Pengukuhan ini ditandai dengan proses pemasangan keris secara simbolis kepada 19 datuak panghulu oleh Bupati Agam.

Dr. Andri Warman mengatakan, 19 datuak panghulu diharapkan bisa menjadi tokoh dan panutan untuk kemenakan suku masing-masing. Serta bisa membimbing kemenakan sesuai adat yang berlaku.

“Saat ini anak muda kurang memahami adat. Saya berharap adat tetap akan menjadi tolak ukur bersikap anak muda,” ujarnya.

Andri Warman juga berusaha menumbuhkan kesadaran anak muda terhadap adat melalui program-program yang sedang digagas Pemkab Agam.

“Kita sedang merumuskan kurikulum islami untuk sekolah dasar. Menerapkan pendidikan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Serta kurikulum bernuansa internasional dengan mengoptimalkan kemampuan bahasa inggris setiap siswa agar bisa melanjutkan ke jenjang sekolah tinggi,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Salman Inofar, tokoh masyarakat. Ia mengatakan, pengukuhan gelar batagak datuak diharapkan dapat mempererat kekompakan tiga tungku sajarangan yakni ninik mamak, alim ulama serta pemerintah dalam membimbing anak kemenakan kedepanya. (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama