Satgas Pendidikan Penanggulangan Resiko Bencana Batipuah Selatan Terbentuk Lewat ToT KAHMI MW Sumbar

0
Tanah Datar, CanangNews — Satuan Tugas (Satgas) Pendidikan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kecamatan Batipuah Selatan resmi terbentuk melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Layanan Dukungan Psikososial Pasca Bencana yang diselenggarakan oleh KAHMI Majelis Wilayah (MW) Sumatera Barat bertempat di SMP Negeri 2 Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (16/1/2026). 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Wilayah (MW) Sumatera Barat, Desrio Putra. Pada kesempatan itu ia menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan dalam pemulihan pasca bencana serta penguatan ketangguhan sekolah dan peserta didik di wilayah rawan bencana.

ToT diikuti oleh guru-guru TK, SD, SMP/MTs dan Pesantren se-Kecamatan Batipuah Selatan dari dua nagari yang merupakan wilayah paling terdampak bencana galodo. Para peserta mendapatkan penguatan kapasitas dalam layanan dukungan psikososial serta strategi pengurangan risiko bencana berbasis satuan pendidikan.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Tim Fasilitasi Satuan Tugas KAHMI MW Sumatera Barat yang terdiri dari Wanda Fitri, Fikon, Chitra Puspitahati, Yanti Fitri, Eva Nurby, Hasan Basri dan Tanti. Metode pelatihan dirancang partisipatif dan aplikatif agar peserta mampu menerapkan langsung di lingkungan sekolah masing-masing.

Pembentukan Satgas Pendidikan PRB ini menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan layanan dukungan psikososial pasca bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan sekolah di Kecamatan Batipuah Selatan. 

Peserta adalah perwakilan guru dari 15  sekolah yang berada di Nagari Malalo. Sebanyak 45 orang berkomitmen siap menjadi fasilitator Sekolah Siaga Bencana, baik untuk sekolahnya maupun lingkungannya. Hal ini ditandai dengan penandatanganan komtmen bersama seluruh peserta ToT.

Melalui metode partisipatif dan praktik langsung, para guru dilatih agar mampu menjadi pendamping pertama bagi peserta didik saat menghadapi tekanan psikologis pascabencana.

Tak hanya menyasar guru dan sekolah, program ini juga melibatkan keluarga. Melalui Sosialisasi dan Edukasi Psychological First Aid (PFA), sebanyak 67 orang tua dan wali peserta didik dari 15 sekolah diajak memahami cara mendampingi anak secara empatik dan suportif di lingkungan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan orangtua siswa menyampaikan bahwa masyarakat Malalo sejatinya telah memiliki kesadaran yang cukup baik tentang mitigasi bencana. Namun, mereka mengakui masih minim pemahaman mengenai cara mendampingi peserta didik pascabencana, terutama dalam menghadapi perubahan emosi dan perilaku anak. Kehadiran kegiatan ini dinilai membantu orang tua memahami peran penting keluarga dalam proses pemulihan psikososial anak.

Sementara itu, Layanan Dukungan Psikososial Dasar bagi Peserta Didik dilaksanakan di 15 sekolah dan menjangkau 783 peserta didik dari jenjang TK hingga SLTA. Melalui pendekatan bermain, berekspresi, dan penguatan kebersamaan, anak-anak didorong untuk kembali merasa aman, percaya diri, dan nyaman berada di lingkungan sekolah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama delapan hari, 14 –21 Januari 2026, menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memulihkan pendidikan secara utuh, tidak hanya bangunan sekolah, tetapi juga kondisi psikologis dan harapan masa depan anak didik.

Di akhir kegiatan, Desrio Putra mebyatakan harapan agar Satgas Pendidikan PRB Kecamatan Batipuah Selatan dapat menjadi model yang dikembangkan di sekolah-sekolah lain. Ia menegaskan bahwa guru tidak lagi hanya diposisikan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pemulihan psikologis anak-anak terdampak bencana, sekaligus penguat ketangguhan sekolah dan komunitas.

Melalui kolaborasi MW KAHMI Sumatera Barat dan FORHATI Sumatera Barat, Program “Sekolah Aman, Siswa Terlindungi” diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem pendidikan yang lebih peka, tangguh, dan berkelanjutan dalam menghadapi bencana. (*/Zakirman Tanjung


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top