BUMNag Maju Padang Pariaman

0

Oleh: Bagindo Yohanes Wempi.

SEKALA  Nasional orang tahu namanya BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa, namum di Propinsi Sumatera Barat karena pemerintahan terendah dinamakan Nagari maka namanya adalah BUMNag atau Badan Usaha Milik Nagari.

BUMNag merupakan sebuah jenis usaha yang dikelola serta diprioritaskan untuk perkembangan nagari/desa. BUMNag ini sebenarnya merupakan salah satu langkah dari pemerintah pusat dalam upaya pemerataan pembangungan ekonomi sampai ketingakat rakyat

Dengan pemerataan ini diharapkan tidak akan terjadi lagi kesenjangan antara masyarakat di perkotaan dan pedesaan/nagari di Sumatera Barat. Selain itu, diharapkan masyarakat pedesaan/nagari bisa memiliki kemandirian dalam memajukan desanya atau Nagarinya.

Dengan adanya BUMNag ini diharapkan bisa melahirkan industri-industri kreative yang mampu memberdayakan mesyarakat nagari tersebut. Pada akhirnya tidak akan lagi ada masyarakat atau anak nagari yang merantau ke kota hanya untuk mencari pekerjaan.

Jika dilihat potensi nagari disemua daerah di Sumatera Barat maka sangat banyak usaha BUMNag yang  bisa digali, serta banyak potensi-potensi kearifan lokal nagari yang bisa dimanfaatkan BUMNag seperti dibidang pertanian, perkebunan, peternakan, parawisata, perikanan, kerajinan. dan lainnya

Sedangkan yang sangat menojol usaha  pengebangan dan pemberdayan ekonomi pasar-pasar tradisional milik nagari karena diminang syarat nagari tersebut ada pasar, ada masjid dan ada medan nan bapaneh, maka pemberdayaan pasar merupakan proyek besar melalui BUMNag itu sendiri.

Penulis ambil contoh, setiap nagari tuo di Padang Pariaman dipastikan ada pasarnya, contoh nagari sungai limau ada pasarnya, nagari pakandangan ada pasarnya, nagari lubuk pandan ada pasarnya, nagari sungai sariak ada pasarnya, nagari sungai garingging dan lainya ada pasarnya. maka pasar tradisional tersebut bisa dijadikan potensi besar untuk disinergiskan dan dikelola oleh BUMNag.

Pasar nagari yang disinergiskan itu maksudnya adalah mencoba meningkatkan daya guna pasar yang lebih ekonomis dan menguntungkan melalu BUMNag diantaranya adalah BUMNag membuat tempat parkir representatif untuk motor dan mobil dipasar tersebut, lalu jasa parkirnya masuk ke BUMNag

Atau BUMNag membangun fasilitas umum dipasar tersebut seperti konter ATM, WC Umum, timbangan atau Penitipan barang dan laiinya hal ini juga bisa mendatangkan keuntungan bagi BUMNag.

Yang lebih hebat lagi barang tentu  BUMNag membangun kios-kios permanet yang disewakan pada pedagang dan juga sebagai pusat penyalur atau penjual produk-produk subsidi dari pemerintah kepada masyarakat

Sebahagian besar pasar-pasar nagari di Padang pariaman atau di Sumatra Barat belum diberdayakan oleh BUMNag, masih banyak penulis lihat pasar tradisonal nagari itu berkembang sendirinya sesuai dengan perkembangan ekonomi maayarakat, idealnya BUMNag bisa merekayasa dan memberdayakan semaksimal mungkin.

Sektor lain yang tidak kalah menariknya adalah dibidang pertanian, peternakan dan perkebunan, BUMNag bisa membuat pusat penampungan pembelian produk pertanian, peternakan dan perkebunan tersebut. BUMNag seperti ketika panen raya bisa membeli gabah masyarakat, lalu diolah menjadi produk jadi yang langsung dijual kedaerah lain dan kemasyarakat. BUMNang beli padi diolah menjadi beras merek BUMNag Padang Pariaman atau menjadi tepung beras yang bermerek khusus, dan penjualannya beras dan tempung tersebut bisa melalu supermarket, mall atau agen yang mengirimnya ke propinsi lain.

Sehinga sektor pertanian, peternakan dan perkenuan tidak dikuasai oleh tengkulak atau cukong-cukong yang menghancurkan harga produk tersebut, BUMNag tidak hanya bergerak dikala panen, di saat penanaman pun BUMNag bisa ambil peluang seperti menyediakan pupuk, menyediakan bibit, meminjamkan modal atau lainya yang diperlukan oleh pertanian tersebut.

Daerah Padang Pariaman juga terletak dipesisir pantai, disini juga melahirkan potensi parawisata, dimana BUMNag bisa mengelola pingir pantai menjadi tempat wisata keluarga, wisata koliner wisata pancing pantai dan tempat permainan-permainan anak yang nanti BUMNag bisa mendapatkan keuntungan.

Banyak yang bisa dibuat dalam pengembangan BUMNag di Padang Pariaman dan Sumatera Barat, namun tantangannya pasti ada, salah satunya adalah masalah pemanfatan lahan karena milik tanah ulayat, jika semua unsur pemangku kepentingan bisa duduk bersama maka permasalahan lahan/tanah bisa diselesaikan demi kepentingan BUMNag baik dibidang pengembangan pasar tradisional tadi, pemanfaat lahan pingir pantai, dan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

BUMDes ini jika dilihat kesuksesan didaerah lain maka banyak model usaha yang bisa direfrensi untuk Padang Pariaman seperti BUMDes Tirta Mandiri, BUMDes yang diberi nama Tirta Mandiri ini merupakan sebuah usaha yang bergerak dalam bidang kepariwisataan yang terletak di Dusun Umbul, Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah.

BUMDes Tirta Mandiri ini sempat dinobatkan sebagai BUMDes terbaik di Indonesia. Wajar saja demikian, sebab omsetnya saja mencapai 10.36 miliar dengan laba bersih mencapai 6.5 miliar. contoh yang luar biasa.

Ada satu lagi BUMDes Multianggaluku Mandiri
Meskipun belum memiliki keuntungan sebesar BUMDes Desa Ponggok, tapi kehadiran BUMDes Multianggaluku Mandiri ini terbukti mampu meningkatkan taraf hidup masyarakatnya.

Dengan membuka toko penyaluran barang-barang bersubsidi dari pemerintah, terbukti mampu membantu masyarakat setempat untuk bisa menikmatinya secara merata.

Ada juga sukses bergerak dibidang simpan pinjam, BUMDes Tirtononirmala mampu menghasilkan keuntungan sampai dengan Rp 8.7 miliar. Kegiatan simpan pinjam ini terbukti bisa sangat membantu perekonomian masyarakat di desa tersebut.

Bunga pinjaman yang dipatok oleh BUMDes ini pun tidak sebesar bungan pinjaman yang dipatok oleh pihak bank. Oleh sebab itu bisa sangat mengurangi beban para peminjamnya.


Uraian diatas bisa membuka cakrawala masyarakat bahwa BUMDes/BUMNag bisa maju dan bisa mendatangkan manfaat luar biasa, sekarang tinggal keseriusan dari pemda untuk mensupot dan membantu mengerakan agar BUMNag bisa tumbuh, berkembang, Maju dan percontohan[*]
Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top