Rumah Pintar Tunas Muda Duo Koto Agam Gelar Pustaka Keliling


 

Agam,-Rumah Pintar Tunas Muda Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya membuka layanan perpustakaan keliling. Selain, menumbuhkembangkan minat baca di masyarakat, aktivitas itu juga untuk mengatasi terbatasnya bahan bacaan di masyarakat.

Kepala Perpustakaan Rumah Pintar Tunas Muda, Nova Maharani, menuturkan pada tahap awal perpustakaan keliling dimulai dengan menyambangi Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Tarbiyah Nagari Duo Koto pada Kamis lalu.

Dikatakan, perpustakaan keliling yang dilakukan dengan menggelar lapak baca tersebut mendapat respon yang cukup tinggi dari masyarakat.

“Kami menggelar lapak baca di sekolah agama MDA, puluhan pelajar dan beberapa orang guru langsung menyerbu dan memilih buku bacaan yang mereka sukai,” ujarnya didampingi Bidang Teknis Yoni Yulia Putri dan Bidang Layanan Yun Edya Putra, Selasa (2/2).

Layanan pustaka keliling, imbuhnya, direncanakan akan berlanjut ke lokasi lain di Nagari Duo Koto. Menurutnya, minat baca masyarakat akan meningkat jika sarana dan prasarana, seperti buku bacaan memadai.

“Dengan langsung mengantarkan buku-buku kepada masyarakat, maka dengan sendirinya akan meningkatkan minat baca di tengah-tengah masyarakat,” ucap Nova.

Sementara itu, Wali Nagari Duo Koto, Joni Safri mengatakan, membaca buku merupakan salah satu cara turun temurun untuk melihat dunia. Untuk itu, minat baca menjadi perlu untuk ditingkatkan.

“Tidak bisa dipungkiri, orang cerdas dan pintar-pintar dahulu dipastikan suka membaca buku,” tuturnya.

Dengan adanya lapak baca keliling di Nagari Duo Koto, katanya, akan menjadi salah satu sumber ilmu bagi masyarakat. Pihaknya mengakui masyarakat setempat sangat haus dengan ilmu pengetahuan.

Tidak hanya itu, ulasnya, keterbatasan yang dimiliki oleh masyarakat dalam membeli buku membuat minat baca semakin menurun. Oleh sebab itu, aktivitas lapak baca keliling sangat membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Apalagi lapak baca bisa kita buat semenarik mungkin, sehingga suasana membaca lebih santai, dan masyarakat punya banyak referensi bahan bacaan,” ujarnya.(AY)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama