Sikabaluan Canangnews,
Sebelum melaksanakan proses belajar tatap muka di sekolah setiap guru  diwajibkan untuk ikut swab test.


Kali ini SMA N 1 Siberut Utara melaksanakan swab test di Puskesmas Muara Sikabaluan sebagai syarat dalam  melaksanakan proses belajar tatap muka di sekolah.

"Seluruh guru SMA N 1 Siberut Utara wajib untuk ikut serta swabtest,hal tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid 19 terhadap peserta didik nantinya"ungkap Kepala sekolah,Paulus Sikaraja saat dimintai keterangan di kediamannya di jalan teladan  Selasa (12/1/21).

Lebih lanjut dikatakannya,seluruh sekolah berpatokan kepada surat edaran bupati yang mana semuanya jika ingin melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka wajib ikut swabtest,jika hal tersebut tidak dilakukan maka sekolah dilarang keras untuk melaksanakan  tatap muka.

"Guru-guru SMA N 1 Siberut Utara,belum secara  keseluruhan mengikuti swab test,namun meski demikian sebagian sudah  swabtest tinggal beberapa orang lagi yang akan menyusul" ucapnya.

Dirinya juga mengatakan,jika hasil swab test sudah keluar dan ternyata ada salah seorang guru kita terkonfirmasi  pisitif maka tatap muka ditiadakan disekolah.

"Namun masih banyak lagi sekolah yang tidak mengikuti swab test akan tetapi sudah berani  berencana untuk melakukan  proses belajar tatap muka disekolah sementara dalam surat edaran sudah jelas bahwa hal tersebut sangatlah dilarang" tuturnya.

Dirinya juga memastikan apakah tim dari  dinas pendidikan sudah mencek pelaksanaan proses belajar tatap muka dan apa bentuk sanksi administrasi jika ternyata ada sekolah yang melanggar surat edaran bupati tersebut.

Berdasarkan pantauan Canangnews, benar adanya sekolah yang belum melaksanakan  melaksanakan swab test dan hal tersebut sangat dilarang keras untuk melakukan proses belajar tatap muka.

Dirinya berharap,hasil swab test semua guru-guru aman dari Covid 19 sehingga proses belajar mengajar seperti biasa dapat dilaksanakan kembali,sehingga siswa memperoleh ilmu.(JS)