Parikmalintang, CanangNews - Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Padang Pariaman Fakhriati S Sos MM membuka kegiatan Workshop Penguatan Implementasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Acara ini bertempat di aula kantor bupati, Parikmalintang, Senin (09/11/2020).

Acara yang dihadiri dan diikuti oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, kata Yet (sapaan Fakhriati) bertujuan untuk memberikan dan mensosialisasikan beberapa perbedaan konsep SPIP dengan yang pernah dikenalkan dalam SPIP sebelumnya.

"Penguatan ini sebenarnya sudah kita mulai semenjak minggu yang lalu, khususnya di Inspektorat Padang Pariaman. Oleh karena itu, kami berharap agar kepala-kepala OPD dapat membuat draft pengelolaan keuangan di masing - masing unit kerja. Dalam hal ini saya berharap agar pemerintah daerah dapat meningkatkan kapabilitas aparatur pengawasan internal pemerintah (APIP) agar berperan efektif dalam pemerintahan," pintanya.

Pada kesempatan ini, Asisten 3 Fakhriati menyatakan sangat mengapresiasi dan menyambut baik workshop ini sebagai upaya menunjang pengelolaan keuangan pemerintah di Padang Pariaman. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah butuh anggaran lebih untuk memajukan kapabilitas APIP dan peningkatan SDM.

"Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan, SPIP berfungsi sebagai pedoman dalam penyelenggaraan dan menunjang peningkatan kualitas pengendalian internal dan pengawasan pembangunan." Imbuh Fakhriati yang juga memandu jalannya acara.

Ia menambahkan agar suatu saat nanti pengelolaan keuangan Padang Pariaman dapat meningkat ke arah yang lebih baik, dan juga berpesan kepada inspektorat untuk tetap menganggarkan kegiatan ini setiap tahun guna terciptanya komitmen dalam menerapkan SPIP di perangkat daerah masing-masing serta terciptanya good gonverment dan green gonverment dalam pemerintahan.

Berhubungan dengan masa pandemi ini, tidak lupanya ia juga mengatakan agar seluruh OPD di Padang Pariaman untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, agar laju pertumbuhan Covid-19 bisa dihentikan di lingkungan Padang Pariaman. (YS/ZT)