Sikabaluan Canangnews,Pencarian kembali dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan Sikabaluan tepat pukul 07.00 WIB  untuk menyisir lautan luas yang dimulai dari dermaga Pokai hingga laut lepas pertengahan Padang Mentawai 


Penyisiran dilakukan saat ini dengan kondisi cuaca tidak bersahabat menggunakan RIB kapal karet milik Basarnas bersama dua long boat milik warga masyarakat dengan kecepatan tinggi menyisir lautan untuk mencari keberadaan Korban yang hilang dua hari yang lalu.

"Kita kembali lakukan penyisiran lautan untuk memastikan titik koordinat keberadaan perahu milik nelayan yang hilang kemaren di saat melaut" ungkap Ketua tim dari Basarnas Mentawai,Roni kepada awak media sesaat sebelum berangkat menuju lokasi.

Dilanjutkannya,strategi yang digunakan saat ini adalah sistim bagi arah dengan tujuan tempuh areal kota Padang nyisir lautan luas.

Babinsa Koramil Muara Sikabaluan,Sertu Keneddy Purba,mengatakan penyisiran sudah mulai dilakukan oleh satu tim yang terdiri dari unsur masyarakat,Tni,polri dan unsur desa.

"Mereka sudah turun pada pukul 07.00 WIB tadi pagi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang sudah masuk tiga hari masuk sekarang belum juga ada titik terang keberadaannya"sebutnya.

Menurut pantauan Canangnews dilapangan bahwa RIB milik SAR Mentawai tranportasi pencarian orang hilang tersebut mulai star dari dermaga Pokai pada pukul 07.00 tembak perairan Pasaman ,Nias (sigolong-golong,namun tidak ada hasil hingga memutar balik pada pukul 12.30.

Menurut keterangan,yang diperoleh dari Kapten Kapal Mentawai Fast bahwa tidak ada tanda keberadaan sampan milik nelayan asal pokai yang sedang dalam pencarian.

Hingga berita ini diterbitkan Nelayan asal Pokai yang dalam tahap pencarian saat ini belum juga ditemukan.