Sikabaluan Canangnews,Jalan rabat beton menuju monganpoula ternyata tidak masuk dalam hitungan trans Mentawai namun tetap dilakukan pembukaan jalan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai fokusnya dalamd menunjang akses warga masyarakat.


"Jalan menuju monganpoula sebenarnya tidak masuk dalam hitungan trans Mentawai namun hal tersebut tetap dilaksanakan penimbunan karena menjadi akses warga masyarakat menuju tempat kerja" Ungkap Novialdi selaku Pelaksana di Kantor Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Meskipun demikian katanya,penimbunan menuju monganpoula tetap dianggarkan untuk mendukung akses warga masyarakat sekitar  menuju tempat kerja.

"Yang masuk daftar Jalan Trans Mentawai adalah Subelen,Sotboyak,Monganpoula dan Sirilanggai selebihnya ditambah oleh pemerintah sebagai pekerjaan yang prioritas"

Dilanjutkannya bahwa,penimbunan yang dilakukan diareal Sikabaluan membutuhkan desain yang baik dan benar sehingga diberikan geotek sebagai alas di lokasi rawa tersebut.

"Jika dilihat dari kondisi lokasi semestinya urukan yang cocok  jenis  tanah hitam karena lokasi tersebut menjadi akses rutinitas warga Sikabaluan dan monganpoula" ucap Novialdi.

Dirinya juga membenarkan bahwa pada dasarnya timbunan jenis tanah liat tidak baik untuk lokasi seperti itu karena  sering dilalui oleh warga masyarakat mulai dari warga Sikabaluan,monganpou,hingga sotboyak, sebutnya.

Pada dasarnya urukan jenis tanah liat tidak diperbolehkan terlebih pada saat hujan lebat pekerjaan akan terhenti sementara target sedang menunggu bukan hanya itu kesulitan juga dirasakan oleh warga sehingga itu tidak baik dan akan dilakukan pembongkaran tegasnya.

"Kita akan kembali ingatkan pekerja dilapangan agar mengikuti gambar yang sudah ditentukan untuk mendapatkan hasil yang baik tersebut karena yang dihitung saat ini adalah kualitas pekerjaan" lanjutnya.

Untuk jenis urukan pada kontur tanah seperti daerah Sikabaluan yang paling cocok adalah jenis biasa atau tanah hitam dan untuk saat ini proses penimbunan masih tetap dilanjutkan karena penimbunan tersebut sistim bertahap.

Biaya yang dikucurkan khusus untuk penimbunan sekaligus pembukaan jalan serta pengecoran  jalan Sikabaluan menuju Monganpoula sebesar Rp18.662.700.000 sudah masuk biaya pengawasannya.

Namun pihak PU Mentawai tidak bisa menuntut rekanan untuk mempercepat pekerjaan rampung tepat pada tahun 2021 karena biaya tersebut pada saat ini masih kosong dan menggunakan biaya pribadi.

"Kita tidak bisa memaksa rekanan untuk mengejar target karena anggaran belum ada dan masih menggunakan anggaran pribadi namun tetap akan di bayarkan pada saat pekerjaan rampung" Pukasnya.(JS)