Agam, -Dalam upaya menghadirkan koperasi yang handal, tangguh dan berdaya saing, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagKop dan UKM) Kabupaten Agam adakan pelatihan manajemen usaha koperasi bagi pengurus koperasi di daerah setempat.

Pelatihan yang melibatkan 45 orang pengurus dari 33 koperasi se Kabupaten Agam itu diselenggarakan di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung. Pelatihan diselenggarakan selama tiga hari kedepan dengan menghadirkan sejumlah pemateri bertaraf nasional.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Agam, Fatimah mengatakan pihaknya tengah fokus menumbuhkembangkan dunia koperasi. Hal itu sebagai upaya membangkitkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Pemerintah Kabupaten Agam tengah fokus menumbuhkembangkan koperasi, dengan harapan dapat memperbaiki ekonomi, apalagi di kondisi tekanan ekonomi seperti sekarang ini,” ujarnya dalam sambutan pelatihan, Kamis (22/10).

Diutarakan, pelatihan manajemen usaha koperasi yang digelar bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengurus koperasi tentang pengelolaan koperasi.

Selain itu, melalui pelatihan tersebut diharapkan terjadi peningkatan peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi.

“Sehingga diharapkan terciptanya koperasi yang handal, tangguh dan memiliki daya saing,” katanya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, peserta pelatihan disuguhkan sejumlah materi tentang koperasi, antara lain materi membangun koperasi unggul berbasis kinerja dan terukur, membangun koperasi tangguh dan berdaya saing.

“Pemateri yang kita hadirkan salah satunya Refrinal yang merupakan CEO PT Riset Internasional yang banyak pengalaman di dunia manajerial,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Fatimah sangat mengapresiasi para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Pihaknya berharap pelatihan yang diadakan dapat menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola koperasi.

“Kepada para peserta kami ucapkan selama mengikuti pelatihan dengan sebaik mungkin, semoga materi yang disampaikan narasumber bisa dijadikan bekal dalam menjalankan koperasi kedepan,” ujarnya. (BJR)