Sikabaluan Canangnews, Faprikasi untuk 30 unit perumahan di desa Monganpoula sudah tersedia di gudang milik suplayer untuk di salurkan hari ini.


Barang tersebut dipergunakan untuk kebutuhan 30 unit rumah yang saat ini dalam proses pelaksanaan pekerjaan oleh warga ditempat tersebut.

Sumarno,suplayer kebutuhan 30 unit rumah mengatakan bahwa barang sudah tersedia dan akan di salurkan hari ini kepada pemiliknya untuk dijadikan sebagai bahan penunjang pembangunan.

Paprikasi sudah tersedia tinggal penyalurannya lagi untuk melengkapi kebutuhan selama proses pembangunan rumah yang anggarannya sangat mendukung.

Dikatakannya bahwa suplayer bertindak sebagai penyalur apa saja bentuk kebutuhan sekaligus bekerja sama dengan ahli pintu serta jendela dari monganpoula untuk mendukung keberadaan rumah tersebut.

"Pembangunan rumah tersebut mirip dengan yang di rasakan warga Gorottai dimana anggaran tersebut langsung dikelola oleh suplayer sehingga dapat sangat bermanfaat tentunya kepada warga di daerah tersebut.

Sumarno juga mengakui bahwa hal tersebut sudah sangat mendukung dimana semuanya disediakan oleh suplayer termasuk persediaan makanan selama proses kerja.

"Anggaran sebanyak Rp 42000.000 tersebut sudah dibagi langsung menjadi dua bagian diantaranya Rp 32000.000 untuk biaya pendukung dan Rp 5000.000 untuk biaya tukang bangunan setiap satu unit rumah  sebut Marno.

Dirinya kembali menambahkan,bahwa sistim yang di gunakan oleh pihak suplayer adalah meminta supaya setiap pemilik rumah menjemput barang di gudang sementara upa angkut itu ditanggung langsung oleh suplayer.

"Kita akan sangat mendukung warga dalam menyelesaikan progres pembangunan rumah tentunya dengan menambah belanja persediaan selama bekerja" ucapnya.

Adapun bahan yang digunakan warga dalam membangun sebuah rumah diantaranya semen 12 sak,seng 4 kodi merek promsuan 025,triplek ukuran 4 Mili sebanyak 15 lembar,daun Pintu lima buah,besi 6 dan 10,paku sesuai kebutuhan,Talang air,kloset serta paralon akan divasilitasi langsung oleh suplayer.

Sementara Kayu sebagai bahan sebuah rumah dicari langsung oleh pemilik rumah namun pembayarannya dilakukan langsung oleh suplayer ketika kayu sudah berada dilokasi dimana rumah mau didirikan.

 Maen salah satu warga yang mendapatkan bantuan rumah di desa Monganpoula mengatakan bahwa rumah yang akan dibangun sebesar 6x6 dengan kontur tanah rawah sehingga kesulitan di laksanakan oleh warga terlebih berbentuk sisitim manual.

"Kita sudah mulai melaksanakan penggalian tempat sandi dengan sisitim manual sehingga akan membutuhkan waktu yang cukup lama sementara dialawal kesepakatan pihak PU akan memberikan dukungannya untuk menggali Tunggul dan merapikan lokasi namun hal itu tak kunjung nampak untuk itu dilakukanlah sistim manual"pukasnya.(JS)