AGAM, -Pemerintah Kabupaten Agam memeriksa penumpang bus yang masuk ke wilayah Kabupaten Agam melalui jalur darat di perbatasan Agam-Padang Pariaman, tepatnya di Kecamatan Tanjung Mutiara.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Agam Yunaidi, di Lubuk Basung, Senin (30/3) mengatakan, kegiatan itu dalam rangka menyikapi sekaligus menindaklanjuti langkah pengawasan dan antisipasi penyebaran Covid-19.
“Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah melakukan sore kemarin. Terdapat empat armada yang masuk ke Agam,” jelasnya.
Pemeriksaan 4 armada itu dipimpin Kalak BPBD M. Lutfi didampingi Sekretaris BPBD Hardoni, Kabid Angkutan Dishub Agam bersama Dinkes, Satpol PP Damkar, dan Kesbangpol.
Pemeriksaan dilakukan terhadap bus AKAP asal Jakarta, Lampung, maupun Pekanbaru lewat daerah perbatasan dilakukan secara maraton dimulai pukul 01.00 WIB, pukul 06.45 WIB dan pukul 08.30 WIB. Total penumpang yang diperiksa sebanyak 37 orang.
“Pemeriksaan sesuai protap dan SOP yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Agam,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mendata penumpang, mengukur suhu tubuh serta memberikan sosialisasi antisipasi yang dilakukan pemerintah termasuk penyemprotan cairan disinfektan terhadap bus dan travel yang masuk.
Pantauan dan laporan dari armada AKAP yang masuk ke wilayah Agam itu, diprediksi jumlah yang akan masuk semakin banyak menjelang bulan suci Ramadhan mendatang karena kemungkinan banyak perantau dan mahasiswa memilih pulang kampung.
Mengantisipasi ini, semua kecamatan dan nagari serta jorong di Kabupaten Agam telah mendirikannya posko Siaga Covid-19 di tingkat Nagari.
Seperti di Nagari Lawang telah dipersiapkan Posko Siaga Covid-19 terpusat di Simpang Pasar Lawang Tigo Balai menuju Puncak Lawang sekitarnya, bekerjasama pemuda nagari, pemuda pancasila, Babinkantibmas dan Trantib. (BJR)