Dinsos P3A Bantu Anak Korban Kekerasan Seksual - CANANG NEWS

Breaking

Rabu, 18 Maret 2020

Dinsos P3A Bantu Anak Korban Kekerasan Seksual


Batang Anai, CanangNews -- Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.(Kadinsos P3A) Kabupaten Padang Pariaman Syafriwal SE MM didampingi Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Arosi Febri Yenti SSTP MSi dan jajaran mengunjungi rumah anak korban kekerasan seksual di satu nagari dalam Kecamatan Batang Anai, Rabu (18/3/2020). 

Kunjungan itu, kata Syafriwal, bertujuan untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada anak korban kekerasan seksual dimaksud. 

Bantuan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, dalam hal ini Dinsos P3A melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Peduli . Hujan yang mengguyur tak menyurutkan langkah Kadinsos P3A yang akrab dipanggil Alek ini menemui korban untuk memberikan bantuan. 

Kedatangan Kadinsos P3A dan rombongan disambut gembira oleh korban dengan senyum khas anak-anak. 

Turut hadir pada kunjungan tersebut Walinagari setempat beserta jajarannya. 

Keluarga korban mengaku sangat dihargai karena telah dikunjungi oleh pihak pemerintah kabupaten dan pemerintah nagari. Keluarga dan korban juga mengucapkan terimakasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Sosial P3A dan pemerintah nagari yang telah mendampingi korban melaporkan kasus kejahatan seksual yang  menimpanya ke kepolisian sampai dengan visum ke rumah sakit.

Menurut Syafriwal, Ini sebagai wujud pemerintah daerah hadir dalam upaya perlindungan anak guna mewujudkan Padang Pariaman sebagai Kabupaten Layak Anak. 

"Kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan komitmen daerah menuju Kabupaten Layak Anak," tukasnya. 

Pada kesempatan ini Kadinsos P3A juga memberikan apresiasi kepada Walinagari yang cepat tanggap dan proaktif dalam menangani kekerasan seksual yang menimpa warganya tersebut. 

Syafriwal mebyatakan agar bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban yang menimpa keluarga korban kekerasan seksual tersebut. "Semoga kasus ini menjadi yang pertama dan terakhir terjadi di Padang Pariaman ini," pungkasnya. (R/ZT)

1 komentar: