AGAM, CanangNews--Sebanyak 105 qori dan qoriah terbaik nagari di Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tingkat kecamatan ke III tahun 2020.

Kegiatan yang sangat sakral ini dibuka Bupati Agam diwakili Kabag Kesra Setda Agam, Surya Wendri, di Gedung Serba Guna Kamang Magek, Kamis (9/1). Turut dihadiri Kepala Kemenag Agam, Edy Oktafiandi, Ketua DPRD Agam, Novi Irwan, Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra, tokoh masyarakat dan lainnya.

Surya Wendri menyebutkan, MTQ Nasional digelar dua tahun sekali. Untuk tahun ini Kamang Magek merupakan kecamatan pertama yang melaksanakan MTQ di Kabupaten Agam.

“Penyelenggaraan MTQ adalah wujud dari komitmen dan konsitensi pemerintah daerah bersama unsur masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berbasis nilai luhur terkandung dalam Al-Qur’an,” ujarnya.

Menurutnya, MTQ bagian dari proses pencerdasan kehidupan beragama di tengah masyarakat, terutama dalam rangka membangun kembali fundamental karakteristik masyarakat Agam yang berbasiskan syari’ah.

Maret 2020 Pemkab Agam juga bakal melaksanakan MTQ tingkat kabupaten ke-XXXVIII. Untuk itu, Surya Wendri tegaskan Januari hingga awal Maret 2020 MTQ tingkat kecamatan harus selesai dilaksanakan, yang sebelumnya telah digelar tingkat nagari pada Juli sampai Desember 2019.

Mantan Camat Baso ini mengharapkan seluruh kafilah agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh suka cita, dan menghayati setiap kegiatan yang dilaksanakan dengan baik. Kepada dewan hakim juga diharapkan dapat melakukan penilaian secara objektif, dalam rangka membina dan menumbuhkembangkan semangat lomba yang baik bagi anak-anak.

Ketua panitia, Junaidi menjelaskan, MTQ Nasional tingkat Kecamatan Kamang Magek ke-III ini diikuti 105 qori dan qoriah terbaik, hasil dari MTQ tingkat nagari khusus bagi juara I dan II.

“Ke-105 peserta ini akan mengikuti lima cabang lomba yaitu tilawah, tartil, tahfiz, MSQ, qutbah dan adzan,” sebutnya.

Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra mengharapkan, melalui kegiatan ini dapat melahirkan qori dan qoriah berpotensi untuk mengikuti MTQ tingkat lebih tinggi. Untuk itu, ia minta peserta mengikuti MTQ dengan baik, supaya dapat menuai hasil yang baik pula.

Dikesempatan ini, Rio Eka Putra juga mengukuhkan sembilan dewan hakim dan lima panitera. Mereka diminta untuk melakukan penilaian yang profesional tanpa ada yang merasa dirugikan. (BJR)