Proyek Peningkatan Jalan Jalur Dua Sport Center Yang di Kerjakan CV. "IP" Diduga Asal Jadi

        Pekerjaan peningkatan Jalan jalur dua sport center Terlihat semraut(foto:doc)

Lubukbasung,Canangnews --- Proyek instansi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Kabupaten Agam  diduga bermasalah. Pasalnya pekerjaan peningkatan jalan jalur dua sport centre terlihat sembrawut, ini dapat dilihat dari item pasangan saluran dipinggir jalan tersebut yang diduga asal-asalan. Soalnya pekerjaan saluran tersebut terlihat tidak adanya koporan pasangan batu,pasangan batu lansung diatas permukaan tanah tanpa ada galian.

Wajar saja masyarakat ragu atas kualitas dan kuantitas pekerjaan tersebut. Proyek yang dilaksanakan oleh CV. INDAWA PERDANA ini memakan dana sebesar Rp. 1.097.951.000 dengan nomor kontrak : .2.42//P.XL/DPUTR-AG/IX.2019, pekerjaan dilaksanakan dengan batas waktu 90 hari kalender.

Dari  pantauan canangnews dilapangan, Senin (21/10/2019) ditemukan sembrawutnya  pekerjaan dan terindikasi menyimpang dari spesifikasi teknis pekerjaan. Paling kentara sekali pasangan batu tidak ada pakai galian koporan alias diatas permukaan tanah saja serta terkesan pasangan sebatu.
      Rekaman gambar atas terlihat pasangan  batu kali tanpa ada pengawasan  sehingga inilah yang terjadi (foto:doc)

Menariknya pekerjaan dari instansi DPU-TR Kabupaten Agam ini berada ditengah kota Lubuk Basung, tetapi pelaksana masih berani bermain. Disini timbul pertanyaan, apakah pengawasan baik dari konsultan pengawas maupun dari instansi DPU-TR tidak berjalan..?

Ketika dikonfirmasi media ini ke dinas PU-TR melalui kepala bidang Bina Marga melalui Hanpond selulernya Senin (21/10/2019) mengatakan, Sedang berada di Palembang.dalam percakapan tersebut "Kita sedang berada di Palembang, nanti kita suruh anggota melihat kesana" ujarnya.

Ditempat terpisah, Ketua DPW LSM Garuda NI Bj. Rahmat ketika ditemui Selasa(22/10/2019)  mengatakan, sebagai masyarakat kita harus mengawasi setiap proyek yang dilaksanakan didaerah kita.
"Sangat disayangkan masih ada pelaksana proyek yang pekerjaannya asal-asalan, pihak terkait harus bertindak tegas dengan persoalan ini baik dari dinas PU-TR maupun dari Tim TP4D" ulasnya.

Ditambahkannya, pekerjaan pŕoyek ini diduga tidak sesuai spesifikasi teknis karena pasangan batu pada saluran yang terlihat pada gambar tidak ada koporan dan terkesan pasangan batu lansung diatas permukaan tanah serta diduga pasangan sebatu/pasangan menyandar kesisi tebing. (Bj.R)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.