Header Ads

jasa

Wacana Pemekaran Padang Pariaman






Oleh, Bagindo Yohanes Wempi.


Group WA Piaman laweh muncul perdebatan tentang pemekaran Kabupaten Padang Pariaman, ada yang setuju dengan pemekaran dan ada yang tidak setuju.

Serta ada juga yang mengusulkan dilakukan pengabugan beberapa kecematan ke Kota Pariaman seperti daerah Padang Pariaman utara diantaranyan Kecamatan Batang Gasan, Aur Malintang, Sungai garindra, Sungain Limau dan Kampung Dalam.

Pemekaran memang memberikan harapan kepada masyarakat untuk terciptanya peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran yang merata.

Jika dilihat realita lapangan dengan kasat mata, dan memperbandingkan pertumbuhan antara wilayah utaran dengan wilayah Padang Pariaman selatan maka wilayah Padang Pariaman utara sangat tertinggal (baca data BPS), apalagi kedepan dibangun jalan tol dan pasilitas lain, sehingga ketimpangan itu akan lebih nyata.

Bagaimana tidak, dengan menjadi daerah otonom baru dengan pemekaran maka pelayanan masyarakat menjadi lebih dekat dan memiliki anggaran yang dikelola sendiri yang dapat digunakan untuk membangun wilayah tersebut. Sewaktu bergabung dengan daerah induk, boleh jadi alokasi anggaran ke wilayah tersebut sangat kecil.

Kendati pemekaran daerah membuka peluang untuk menjadi sarana keluar dari ketertinggalan, namun dalam faktanya sekarang masih banyak usulan untuk pemekaran yang belum ditindak lanjuti pusat.

PP 129 Tahun 2000 menyebutkan bahwa pembentukan, pemekaran, penghapusan dan penggabungan Daerah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui: peningkatan pelayanan kepada masyarakat, percepatan pertumbuhan kehidupan demokrasi, percepatan pelaksanaan pembangunan perekonomian daerah, percepatan pengelolaan potensi daerah, peningkatan keamanan dan ketertiban, serta peningkatan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah.

Harapan pemekarang untuk Kabupaten Padang Pariaman sangat diperlukan, dengan pemekaran maka kesejahteran akan merata di Padang Pariman, begitu juga untuk kemakmuran akan dirasakan oleh orang Piaman.

Penutup tulisan ini, penulis selaku salah satu penggagas pemekaran akan coba merumuskan dengan tokoh Piaman lainya agar ini terwujud [*]



Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.