Header Ads

jasa

2.830 H, Peremajan Sawit Di Agam


Agam,canangnews------Sosialisasi peremajaan kelapa sawit pekebun, dalam kerangka pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tingkat Kabupaten Agam tahun 2019,kegiatan ini di laksanakan oleh Disnak di Hotel Sakura Syariah, Kamis (2/5).
Acara tersebut dibuka oleh Bupati Agam, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Agam, Martias Wanto Dt. Maruhun didampingi Kepala Distan Agam, Isman Imran. Bertindak sebagai narasumber tim Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diwakili Reno Budi.
Sekda mengatakan, tanaman kelapa sawit di Kabupaten Agam memiliki luas 39.637 ha, terdiri dari areal perusahaan kelapa sawit seluas 20.003 ha, kelapa sawit masyarakat seluas 19.634 ha. Kemudian Perusahaan Perkebunan Sawit memiliki plasma seluas 1.552 Ha, yang merupakan plasma PT Mutiara Agam dan PT AMP Plantation.
“Umur tanaman sawit plasma ini bekisar antara 25 hingga 30 tahun, setelah itu produksi menurun. Sedangkan sawit masyarakat yang berumur 7 hingga 10 tahun sebagian besar tidak berbuah, ” ujarnya.
Karena kondisi ini, perlu dilakukan peremajaan sehingga kebun masyarakat dapat menghasilkan dan petani pun miliki pendapatan yang layak dari kebun.
“Adapun Luas areal yang akan dilakukan peremajaan seluas 2.830 ha, yang meliputi areal plasma dan areal perkebunan masyarakat,” ujarnya lagi.
Dengan peremajaan ini diharapkan kepada masyarakat pekebun sawit melakukan kegiatan-kegiatan peremajaan kebunnya sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah ditetapkan.
“Tujuannya pada masa yang akan datang produksi sawit di Kabupaten Agam dapat ditingkatkan,” ungkapnya.
Kabijakan peremajaan kelapa sawit ini, dilakukan mengingat kebun sawit rakyat sudah tidak produktif lagi. Dan juga sawit-sawit masyarakat tidak berproduksi pada umur produktifnya.
“Kalau ini tidak ditangani, akan menimbulkan pengurangan produksi sawit nasional, yang berimbas kepada berkurangnya penerimaan devisa negara serta berkurangnya pendapatan masyarakat,” ulasnya.
Dilain itu, Isman Imran mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, pada hari Kamis dan Jum’at (2-3/5). Diikuti sebanyak 50 orang perwakilan kelompok tani dari empat kecamatan diantaranya, Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Mutiara, Ampek Nagari, serta Palembayan. (rel/bj)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.