Header Ads

jasa

Disdukcapil Musnahkan 13.108 Keping KTP-el Rusak



Pariaman, CanangNews – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman mulai memusnahkan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) invalid atau rusak. Pemusnahan KTP-el rusak atau invalid ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470.13/11176/SJ tentang penatausahaan KTP el Rusak atau Invalid agar dimusnahkan dengan cara dibakar.

Sebanyak 13.108 keping KTP-el dimusnahkan pada kesempatan pertama ini bertempat di halaman Disdukcapil – Pariaman, Senin (17/12/2018).

Dalam pembukaan acara pemusnahan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Muhammad Fadhly menjelaskan, pemusnahan ini adalah tahap pertama dari KTP-el yang sebelumnya telah dilakukan verifikasi berdasarkan tahun terbit.

"Sebanyak 13.108 keping yang dibakar hari ini adalah KTP-el yang terbit pada kurun waktu tahun 2011 sampai dengan 2013. KTP-el lainnya sedang dalam pendataan untuk dituangkan dalam laporan pemusnahan berikutnya," jelas Fadhly. 

Proses pemusnahan dipimpin oleh Wakil Bupati Padang Pariaman atas persetujuan Bupati Padang Pariaman dan disaksikan oleh Forkopimda, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Kepala Inspektorat, Bidang Aset BPKD, Camat, Petugas Register Kependudukan Nagari dan media cetak/elektronik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa KTP-el invalid atau rusak adalah KTP-el yang sudah tidak berlaku lagi karena pemiliknya telah melakukan pergantian dengan KTP-el yang baru disebabkan pergantian elemen data, rusak atau masa berlaku habis, dan karena pindah / datang ke Padang Pariaman.

"Ya, sebanyak 13.108 keping. Hal ini kita lakukan untuk mendukung pelaksanaan pemilu presiden dan legislatif 2019 aman dan tertib. Kita memang menghadapi permasalahan beberapa waktu lalu dengan ditemukannya KTP-el oleh masyarakat. Saya tegaskan bahwa itu bukan unsur kesengajaan dan tidak perlu dihubungkan dengan motif politik. "ini murni keteledoran dalam pengelolaan barang di gudang," kata Suhatri Bur.

Wakil Bupati menegaskan, Disdukcapil yang terus berbenah dalam pelayanan publik, tidak mungkin melakukan hal-hal di luar prosedur, apalagi terkait penerbitan KTP-el. Oleh karena itu, ia mengajak semua unsur untuk mendukung dan menjaga suasana agar selalu kondusif dengan tidak menyebarkan berita-berita bohong yang dapat memicu perpecahan.

Pemusnahan KTP-el dimulai pada pukul 17.00 WIB sore hari disaksikan oleh wartawan media cetak dan elektronik. Sebanyak lebih kurang 100 orang hadir pada kesempatan ini termasuk pegawai Dinas Dukcapil Padang Pariaman dan masyarakat sekitarnya. Para saksi juga menandatangani berita acara pemusnahan KTP-el sebagai bukti resmi tentang pemusnahan KTP-el rusak atau invalid. (ZT)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.