Header Ads

jasa

Pertamina Kucurkan Dana Soal Lingkingan di Kota Pariaman


Pariaman;canangnews--- Mewajudkan  komitmennya dalam permasalahan lingkungan, PT Pertamina menggelar Pertamina Peduli Lingkungan yang dipusatkan di Kota Pariaman, tepatnya Pantai Gandoriah dan Hutan Mangrove desa Apar, minggu (4/2).
Kegiatan dimulai dengan bersih pantai, dari pantai gandoriah ke tugu Asean Yout Park, dilanjutkan dengan pelepasan tukik (anak penyu) dan transplantasi terumbu karang pada median yang sudah disediakan, kemudian dilanjutkan ke hutan mangrove penangkaran penyu pariaman, dengan menanam bibit mangrove dan peninjauan tracking mangrove CSR dari PT Pertamina, yang terakhir makan siang bersama.
Dalam sambutannya Dirjen PPKL KLHK RI, Karliansyah mengatakan sangat menyambut baik kegiatan ini, apalagi yang melaksanakan adalah salah satu BUMN yang sangat konsen terhadap masalah lingkungan dapat dilihat dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikucurkannya.
"Saya mendapat laporan, Pertamina di kota pariaman telah banyak mengucurkan dana untuk permasalahan lingkungan, mulai dari pembangunan Reef Garden (taman terumbu karang), penanaman 10.000 bibit mangrove dan pembangunan Tracking Mangrove, serta Pelepasan sebanyak 1000 Tukik  ke laut, hal ini hendaknya dapat terus dijaga, dan kita apresiasi untuk Pertamina," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengingatkan tentang bagaimana bahayanya permasalahan sampah yang melanda kita saat ini, sehingga menjadi perhatian yang serius dari pihak Kementerian LHK RI.
"Kepada para pelajar dan generasi muda, agar selalu membiasakan untuk membuang sampah pada tempatnya, jadikan tren positif ini, untuk ditularkan kepada teman dan masyarakat, sehingga permasalahan sampah ini, hendaknya dapat kita kurangi, dan juga manfaatkan sampah yang bisa didaur ulang, dapat dijadikan barang yang bermanfaat," tutur anak buah Siti Nurbaya (Mentri KLHK) ini.
Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengapresiasi atas upaya PT Pertamina dalam menjadikan Kota Pariaman sebagai lokasi dilaksanakan kegiatan Pertamina Peduli Lingkungan, dan juga atas bantuan CSR nya yang diberikan kepada TDC Pariaman, yang secara umum adalah untuk masyarakat kota pariaman dengan bantuan Reef Garden dan Tracking Mangrovenya.
"Kerjasama yang telah terjalin sejak tahun 2016 ini, hendaknya dapat terus terbina dan kita tingkatkan , sehingga dengan kegiatan yang kita laksanakan saat ini, dapat memberi manfaat dan dapat diikuti oleh masyarakat, untuk selelu menjaga kebersihan lingkungan, terutama pantai yang menjadi daya tarik pengunjung dan wisatawan untuk datang ke kota pariaman," tukasnya.
Mukhlis Rahman berharap kepada semua pihak untuk mendukung pelestarian lingkungan, dan kesinambungan antara alam dan pembangunan yang ada, sehingga bumi yang kita cintai ini, akan dapat kita rawat dan pelihara, untuk dapat kita wariskan ke anak cucu kita nanti.
"Hutan Mangrove yang ada di kota pariaman, sangat terbatas dan kecil, dan hutan mnagrove yang kecil ini, harus dapat kita optimalkan dan berdayakan, sehingga dapat semakin tumbuh subur, dan mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat, dengan adanya tracking mangrove yang dibangun oleh Pertamina, sekarang telah banyak orang yang berjualan dan mendapatkan manfaat dari pembangunan ini," pungkasnya.
ia juga mengungkapkan kepada Dirjen PPKL KLHK RI, bahwa kota pariaman bersama dengan komunitas peduli lingkungan, seperti TDC Pariaman dan satu lagi FKH Kota Pariaman, sangat intens membuat kegiatan untuk penyelamatan ekosistem lingkungan, baik di darat maupun di laut, yang merupakan pengejawantahan visi daerah, yaitu menjadikan kota tujuan wisata yang berbasis lingkungan.


"Dengan banyaknya generasi muda yang peduli dengan permasalahan lingkungan ini, kita harapkan visi daerah kita tersebut, dapat kita capai, dan dapat kita lihat sekarang ini, bagaimana kota pariaman saat ini menjelma menjadi salah satu tujuan destinasi wisata baik di sumbar, sumatera, indonesia bahkan mancanegara," tutupnya. (h/ty)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Petrovich9. Diberdayakan oleh Blogger.