Pemko Bukittinggi Terapkan Manajemen Talenta ASN, 739 Pegawai Sudah Ikuti Profiling

0

 



Bukittinggi, Canangnews - Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi mulai memperkuat penerapan program Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Program nasional ini bertujuan menyiapkan pegawai berpotensi dan berkinerja tinggi untuk mengisi posisi strategis serta jabatan kepemimpinan di lingkungan pemerintahan.


Sosialisasi program tersebut disampaikan langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat memimpin apel gabungan ASN di Halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (4/11/2026). Kegiatan itu diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bukittinggi.


Ramlan menjelaskan, manajemen talenta merupakan sistem pengelolaan karier ASN yang mencakup proses akuisisi, pengembangan, retensi hingga penempatan pegawai berdasarkan potensi dan kinerja.


Dalam penerapannya, sistem ini menggunakan pemetaan sembilan kotak atau Nine Box Talent Management. Pemetaan tersebut mengelompokkan ASN berdasarkan tingkat potensi dan kinerja sebagai dasar pengembangan karier maupun pengisian jabatan.


"Manajemen talenta bertujuan menemukan dan mempersiapkan talenta terbaik untuk mengisi posisi strategis dan kepemimpinan masa depan," kata Ramlan.


Menurutnya, penerapan sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, kompetensi dan kinerja ASN. Selain itu, manajemen talenta memberikan kepastian pengembangan karier serta menciptakan proses suksesi jabatan yang lebih objektif dan akuntabel.


Ramlan menyebutkan, dari total 3.721 ASN di lingkungan Pemkot Bukittinggi, sebanyak 739 orang telah mengikuti profiling atau pemetaan kompetensi dan potensi.


Rinciannya terdiri dari 28 pejabat pimpinan tinggi pratama, 110 pejabat administrator, 228 pejabat pengawas, 109 pejabat fungsional, serta 164 pelaksana.


Pemkot Bukittinggi juga berencana menambah sekitar 100 ASN untuk mengikuti proses profiling pada tahap berikutnya.


Ramlan menjelaskan, ASN yang masuk dalam kotak 7, 8 dan 9 pada pemetaan Nine Box Talent Management dapat dipertimbangkan untuk masuk dalam rencana suksesi jabatan.


Namun, proses tersebut tetap harus mempertimbangkan rumpun jabatan dan melalui tahapan seleksi serta uji kompetensi teknis.


Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemkot Bukittinggi juga membentuk Komite Talenta. Tim ini bertugas memberikan rekomendasi dalam pengambilan keputusan terkait manajemen kepegawaian.


Komite Talenta melibatkan Sekretaris Daerah, Asisten I, Asisten III, Kepala BKPSDM dan Inspektorat.


Ramlan berharap hasil kajian dan rekomendasi Komite Talenta dapat menjadi bahan pertimbangan penting dalam pengambilan kebijakan kepegawaian, sehingga penempatan ASN sesuai dengan kompetensi, potensi dan kebutuhan organisasi.


Melalui penerapan manajemen talenta, Pemkot Bukittinggi berupaya mewujudkan birokrasi yang profesional dengan prinsip menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat.


(KH)

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top