Arosuka, CanangNews - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memastikan warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok mendapatkan penanganan yang diperlukan, khususnya mereka yang membutuhkan layanan kesehatan. Hal tersebut dilakukan Wapres saat mengunjungi Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Jalan Kayu Aro, Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Jumat (25/09/2026).
Saat berdialog langsung dengan warga mengenai kondisi dan kebutuhan mereka, Wapres mendapati Yulna Yenita (55), salah seorang pengungsi yang mengalami luka pada kakinya akibat tertusuk paku saat banjir bandang terjadi.
"Jadi, ibu yang ada kemarin nginjak paku? Sudah diperiksakan?", tanya Wapres kepada Yulna.
Wapres pun menanyakan kesediaan Yulna untuk segera menjalani pemeriksaan medis. Ia memastikan dokter yang mendampinginya siap memberikan penanganan awal di lokasi.
"Ibu mau periksa sekarang? Di sini ada dokter," tambah Wapres.
Wapres kemudian meminta dokter pribadinya yang turut mendampingi kunjungan untuk segera memeriksa kondisi Yulna. Setelah menjalani pemeriksaan awal, Yulna dirujuk ke RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Wapres juga menemui Oktafirnus (43), warga terdampak lainnya yang mengeluhkan riwayat sesak napas dan batuk berdarah. Ketika ditanya apakah sebelumnya telah memeriksakan diri ke rumah sakit, Oktafirnus mengaku belum pernah menjalani pemeriksaan karena terkendala biaya dan kepesertaan BPJS.
“Belum pernah periksa karena tidak punya biaya dan BPJS,” ungkap Oktafirnus.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wapres meminta dokter pribadinya untuk memberikan penanganan awal serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna membantu kelengkapan administrasi kesehatan Oktafirnus. Dengan demikian, ia dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.
Wapres menekankan bahwa penanganan bencana harus memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, ibu hamil, serta warga dengan penyakit penyerta.
“Prioritaskan kelompok rentan, tidak hanya yang datang ke rumah sakit, tetapi juga yang berada di pengungsian. Pantau secara berkala, lakukan kunjungan ke posko dan pengungsian mandiri,” tegas Wapres kepada jajarannya.
Ia juga meminta agar kelompok rentan dipantau secara berkala, baik di fasilitas kesehatan maupun di lokasi pengungsian, sehingga kebutuhan kesehatan mereka dapat segera ditindaklanjuti selama masa tanggap darurat.
( Betra Koto)
