Talang CanangNews News - Masih belum siapnya pengecoran jalan Solok Padang, tepatnya di Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, para pengendara untuk mempercepat waktu dalam perjalanan, banyak yang mencari jalur Alternatif demi menghindari kemacetan yang memakan waktu .
Untuk menghindari kemacetan yang terkadang bisa memakan waktu sampai satu jam, banyak kendaraan menggunakan jalur Alternatif Simpang Ampek - Sawah Talang yang keluar di Sarimanggis Koto Gadang Guguak untuk menuju area Padang sekitarnya, sebaliknya untuk tujuan Solok sekitarnya dari arah Padang, masuk dari Sarimanggis menuju Simpang Ampek Nagari Talang.
Disini, banyak para pengendara, baik itu angkutan umum,.travel, mobil pribadi dan plat merah melaju dengan kecepatan di atas rata rata tanpa menghiraukan lokasi dan daerah ramai penduduk,bahkan ada pula tanpa menghiraukan Area sekolah yang sudah di pasang tanggul dari kayu dan ban.
Salah satunya, di SD N 01 Gunung Talang, disini sudah dipasang portal hati hati, tetapi para pengendara mobil maupun motor masih melaju dengan kecepatan di atas rata rata tanpa harus memikirkan keselamatan anak anak sekolah yang ada di lokasi.
Dengan adanya kejadian tersebut, membuat masyarakat yang ada dilokasi menjadi geram melihat ulah pengendara yang tidak paham dengan situasi don kondisi sekitar.
Seharusnya pengendara tersebut melajukan kendaraan nya dengan pelan demi menghindari hal hal yang tak di inginkan.
Pada kesempatan ini, Pemerintahan Nagari Talang melalui Sekretaris Nagari Eka Intan Batuah untuk menghimbau kepada seluruh pengendara untuk pelan pelan melajukan kendaraan nya, karena jalur alternatif ini adalah jalan Kampung yang rame penduduk dan bukan jalan Lintas, mari kita sama sama menghargai, Kami tidak menginginkan terjadinya hal hal yang tak di inginkan, dan kami juga paham dengan kondisi sewaktu macet, untuk itu, sekali lagi Kami meminta kepada seluruh pengendara untuk pelan pelan sewaktu melewati Jalur Alternatif yang sempit dan rame dengan lalu lalang kendaraan.
( Betra Koto)
