![]() |
| Wakil Wali Kota Bukittunggi, Ibnu Asis berikan ucapan selamat atas pelantiksn SMSI Kota Bukittinggi (*N) |
Bukittinggi, Canangnews - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi resmi melantik kepengurusan periode 2026–2031 di Aula Balai Kota Bukittinggi, Sabtu (4/7).Dalam pelantikan tersebut, Roni Novendra dikukuhkan sebagai Ketua SMSI Kota Bukittinggi.
Ketua SMSI Sumatera Barat, Zulnaldi, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan SMSI Kota Bukittinggi. Menurutnya, kehadiran SMSI di berbagai daerah di Sumbar diharapkan mampu memperkuat peran perusahaan media siber sekaligus mendukung program-program pemerintah daerah.
"SMSI merupakan organisasi yang beranggotakan perusahaan media, sehingga diharapkan dapat menjalankan organisasi secara profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujar Zulnaldi.
Ia menambahkan, ke depan SMSI Bukittinggi diharapkan mampu membangun sinergi dengan berbagai mitra strategis serta menjadi organisasi media siber yang solid, berintegritas, dan berkualitas.
Zulnaldi juga menilai Bukittinggi memiliki potensi besar sebagai kota perjuangan, kota wisata, dan kota pendidikan. Ia berharap kepemimpinan Wali Kota Ramlan Nurmatias bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis dapat membawa kemajuan yang lebih besar bagi Bukittinggi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengucapkan selamat kepada pengurus SMSI Kota Bukittinggi yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan visi dan misi organisasi dengan mengedepankan kebersamaan.
"Dengan telah dilantiknya kepengurusan yang baru, semoga seluruh program dan visi misi SMSI dapat berjalan dengan baik. Kebersamaan menjadi kunci dalam merealisasikan tujuan organisasi," katanya.
Ibnu Asis juga menyebut, berdasarkan hasil pemantauan sebuah lembaga riset media sosial, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menjadi kepala daerah dengan jangkauan audiens media digital tertinggi di Sumatera Barat.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran insan pers dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan masyarakat. Ia menyebut hasil pemantauan menunjukkan sekitar 12 persen respons publik bernada positif, 88 persen netral, dan tidak ditemukan sentimen negatif.
Pelantikan turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan, di antaranya perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi, Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Kapolresta Bukittinggi, Ketua DPRD Kota Bukittinggi, perwakilan Kodim 0304/Agam, serta tokoh adat, ninik mamak, dan bundo kanduang.
(KH)

