Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pariaman, Selasa (31/3/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, didampingi Wakil Ketua Riza Saputra, serta dihadiri anggota DPRD Kota Pariaman, unsur Forkopimda, asisten, staf ahli, kepala OPD, kabag, camat, kepala desa, dan lurah.
Dalam penyampaiannya, Mulyadi menjelaskan bahwa LKPJ merupakan agenda tahunan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
Ia menuturkan, laporan tersebut memuat visi dan misi kepala daerah serta data umum daerah. Visi pembangunan Kota Pariaman dalam RPJMD 2025–2030 adalah “Terwujudnya Pariaman Kota Wisata yang maju, mandiri, kreatif, berbasis agama dan berbudaya”, yang dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan.
Kelima misi tersebut meliputi: Mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas, Mewujudkan perekonomian masyarakat yang adil dan merata berbasis potensi unggulan dan kearifan lokal, Mewujudkan infrastruktur berkualitas ramah lingkungan dan mitigasi bencana yang berkelanjutan, Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan inovatif serta pelayanan publik yang prima, Membangun ketahanan budaya dan pariwisata berlandaskan ABS-SBK.
Dari sisi keuangan daerah, realisasi belanja daerah Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp598.455.933.818, yang terdiri dari belanja operasi Rp485.891.824.192, belanja modal Rp24.540.291.383, belanja tak terduga Rp561.152.287, dan belanja transfer daerah Rp87.462.665.956.
Berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja daerah, diperoleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp21.683.513.841. Sementara itu, realisasi pembiayaan bersih mencapai Rp291.467.288. Tingkat serapan APBD Kota Pariaman tahun 2025 mencapai 91,31 persen.
Selain itu, Mulyadi juga menyampaikan sejumlah capaian dan prestasi yang diraih Pemerintah Kota Pariaman sepanjang tahun 2025, di antaranya penghargaan Garda Terdepan Wajib Belajar 1 Tahun, penghargaan Program Digitalisasi Pembelajaran dari Kemendikdasmen RI, Juara 1 Festival Batik Sumbar di Sawahlunto, serta penganugerahan Mitra Strategis dari Universitas Negeri Padang (UNP).
Prestasi lainnya meliputi penghargaan UI Green City Metric Awards 2025, Juara Umum Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat, serta kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Sumatera Barat untuk ke-12 kalinya dan 10 kali berturut-turut.
Menurut Mulyadi, capaian tersebut mencerminkan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan serta menunjukkan bahwa pembangunan Kota Pariaman sepanjang tahun 2025 berjalan dengan baik, yang ditandai dengan meningkatnya berbagai indikator kinerja pembangunan.
“ Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan bekerja sama dalam pelaksanaan pembangunan Kota Pariaman di tahun 2025, serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Pariaman yang telah memberikan dukungan, motivasi, pemikiran, saran, dan kritik dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat ,” tutup Mulyad
