PAINAN -- Ikhsan Busra, S.H., merupakan sosok birokrat yang dikenal tumbuh dan ditempa dari bawah melalui proses panjang dalam dunia pemerintahan. Saat ini, ia menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, posisi strategis yang menuntut kecakapan administratif sekaligus kemampuan komunikasi politik yang matang.
Lahir dari lingkungan birokrasi yang sederhana, Ikhsan meniti kariernya dengan kesabaran dan ketekunan. Ia memahami betul bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ikhsan merupakan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) YPKM Painan. Latar belakang pendidikannya di bidang hukum menjadi fondasi penting dalam memahami regulasi, tata kelola pemerintahan, serta dinamika perundang-undangan.
Karier birokrasi Ikhsan dimulai jauh dari pusat kekuasaan. Ia mengawali pengabdiannya di tingkat kecamatan, sebuah fase yang memberinya pengalaman langsung bersentuhan dengan kebutuhan dan persoalan masyarakat.
Bertugas di Kecamatan Ranah Pesisir, Ikhsan menghadapi beragam dinamika pelayanan publik. Dari urusan administrasi kependudukan hingga koordinasi lintas sektor, semua dijalaninya dengan komitmen tinggi.
Pengalaman panjang di kecamatan membentuk karakter kerja Ikhsan yang pragmatis namun tetap berpegang pada aturan. Ia belajar bahwa birokrasi tidak hanya soal prosedur, tetapi juga empati dan kemampuan membaca situasi sosial.
Di Ranah Pesisir, Ikhsan memahami betul bagaimana kebijakan pemerintah diterjemahkan di tingkat paling bawah. Hal ini memberinya perspektif utuh tentang pentingnya sinkronisasi antara kebijakan dan pelaksanaan.
Seiring waktu, dedikasi dan kapasitasnya mulai mendapat perhatian. Ikhsan kemudian dipercaya untuk melanjutkan pengabdian di tingkat kabupaten, sebuah tantangan baru dalam perjalanan kariernya.
Ia ditunjuk sebagai Kepala Bagian di Sekretariat DPRD Kabupaten Pesisir Selatan. Jabatan ini menjadi pintu masuknya ke dunia legislatif yang memiliki ritme dan karakter kerja berbeda dari eksekutif.
Di lingkungan DPRD, Ikhsan berhadapan langsung dengan proses politik, dinamika fraksi, serta pembahasan kebijakan yang melibatkan banyak kepentingan.
Pengalaman tersebut memperkaya wawasan Ikhsan tentang tata kelola pemerintahan daerah secara menyeluruh, khususnya hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif.
Ia dikenal mampu beradaptasi dengan cepat, menjaga profesionalisme birokrasi di tengah dinamika politik yang kerap berubah.
Empat tahun lalu, pada masa kepemimpinan Bupati Rusma Yul Anwar, Ikhsan dipercaya menduduki jabatan Sekretaris DPRD Kabupaten Pesisir Selatan.
Penunjukan tersebut menjadi tonggak penting dalam kariernya, sekaligus bukti kepercayaan terhadap integritas dan kapasitas yang ia miliki.
Sebagai Sekretaris DPRD, Ikhsan berperan sebagai motor penggerak administrasi dan kelembagaan DPRD, mulai dari persidangan hingga dukungan teknis terhadap tugas-tugas anggota dewan.
Jabatan Sekwan menempatkannya pada posisi strategis sebagai penghubung utama antara pimpinan DPRD dan kepala daerah.
Ia dituntut menjaga komunikasi yang seimbang, profesional, dan konstruktif demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Di bawah kepemimpinan Bupati Hendrajoni saat ini, Ikhsan kembali dikukuhkan sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Pesisir Selatan.
Pengukuhan tersebut menegaskan keberlanjutan peran Ikhsan dalam menjaga stabilitas hubungan kelembagaan antara eksekutif dan legislatif.
Kepercayaan yang kembali diberikan mencerminkan penilaian positif terhadap kinerjanya selama menjabat.
Ikhsan dikenal sebagai birokrat yang cermat, komunikatif, dan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme dalam bekerja.
Ia berupaya memastikan seluruh fungsi administrasi, persidangan, serta dukungan kelembagaan DPRD berjalan tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dengan pengalaman panjang dan pemahaman mendalam tentang birokrasi serta politik lokal, Ikhsan Busra menjadi salah satu figur kunci dalam menopang kinerja DPRD Kabupaten Pesisir Selatan ke depan.


