Saudaraku Pidoih - Firdaus Yahya (Putra Pak Gindo Aya Simpang Apa Pariaman) Telah Berpulang ke Rahmatullah

        Catatan Irvan Khairul Ananda

          .           Foto: di rumah almarhum,                             Sabtu sore

Innalillahi wa innailaihi raji'uun
Allah ﷻ berbuat sekehendakNya.
Allah ﷻ telah memanggilnya pulang menghadapNya.

Kani sekeluarga mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya saudara kito Firdaus Yahya (67 tahun) tadi siang pukul 11.55 di Rumah Sakit (RS) Cikini Jakarta.

Siapa yang menyangka dan mengira beliau berangkat? Hari Sabtu (10092022) kemaren lusa, setelah makan siang dengan istri dan ibundaku di RM Pasie Karan Aua, tergerak hati untuk pergi ke Sungai Batuang Tungka. Sebelumnya, pagi, dapat  informasi dari saudara Yan Yahya ketika bertemu di kedainya, bahwa Pidoih pulang kampung, dan mungkin masih di kampung. 

Rupanya memang benar, dia pulang kampung sudah hampir satu bulan. Katanya rindu dengan kampung. Dia pulang dengan istrinya Bu Tuti (?) dan menikmati suasana hidup di kampung, baik di Simpang Apa maupun di Sungai Batuang. 

Sebenarnya mereka berencana hanya dua minggu saja, tetapi karena Pidoih mendapat musibah,: jatuh di tempat wudhu' masjid ketika Jumat ketiga di kampung, sehingga tidak bisa duduk dan berjalan, hanya tidur telentang saja di tempat tidur di rumahnya di kampung. 

Sabtu sore tersebut kami berjumpa setelah 47 tahun tidak pernah bersua. Kami sama-sama bersekolah di SMP 1 Pariaman (1969-1971), SMA Pariaman (1972-1974), setelah itu tidak pernah bertemu lagi. 

Kawan-kawan yang sama sekolah di Pariaman: Intizam Jamil, Adek Raid, Oyong Ahmadin, Oyon AO, TekNa Muchrina, Yan Yahya, Erwin, Delyuzar, Syafrial Bakar, Nasri Sirah, Anwar Bey, Syafei, Delvis Bustami, Nasdaldi Tang, Nira dan lain-lain.

Hanya doa dari jauh yang dapat kami panjatkan. Mudah-mudahan Allah ﷻ mengampuni dosa-dosa dan kesalahan almarhum dan ditempatkan bersama hamba-hambaNya yang shalih hendaknya, aamiin! (Ajo IKA)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama