Tanggapi Situasi Pessel, KNPI dan PWI Angkat Bicara

Ketua KNPI Pessel, Joni Wal Ardin


Painan, CanangNews - Menanggapi situasi yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pessel, Joni Wal Ardin angkat bicara, meminta pemuda untuk tidak mudah terprovokasi dan ikut dalam memprovokasi publik.


Hal ini dikatakan Joni Wal Ardin saat melihat kondisi yang terjadi beberapa hari ini di Kabupaten Pessel.


“Melihat situasi dan kondisi di Pesisir Selatan, generasi muda lewat wadah KNPI harus mampu menjadi terdepan menciptakan situasi yang kondusif. Jangan sampai nantinya, ada pula pihak yang terhimpun di KNPI ikut memprovokasi masyarakat,” ujar Joni Wal Ardin, Sabtu (10/7) pada awak media.


Joni Wal Ardin menilai pemuda harus berperan sebagai garda terdepan untuk menciptakan kondisi yang kondusif.


"Ayo kita bersama jaga kamtibmas, jangan sampai ada pihak lain yang tidak bertanggung jawab ingin menunggangi pemuda," ucapnya.


Lebih lanjut, pemuda juga harus bijak dalam mengkonsumsi informasi yang ada di tengah-tengah masyarakat serta jangan menginformasikan berita Hoax, ini akan memperburuk citra pemuda di tengah masyarakat.


Terpisah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pessel, M Joni, menyampaikan dengan banyaknya informasi Hoax yang menjadi konsumsi publik, masyarakat diharapkan jangan mudah percaya, karena dapat memprovokasi masyarakat yang membacanya.


Masyarakat diminta agar membaca dan mendengar dari informasi yang betul profesional, karena sekarang banyak informasi yang berkembang di media sosial yang tidak bisa di pertangungjawabkan.


Lebih lanjut, M Joni mengatakan, dirinya juga mengingatkan agar media mampu menjalankan tugas kewartawanannya dengan baik dan profesional dengan memperhatikan Kode Etik Jurnalisitik (KEJ).


“Saya terus mengingatkan kepada media dan wartawan untuk melakukan tugas liputannya dengan baik dan profesional,” ucapnya.


"Kita wajib memperhatikan tingkat akurasi berita dengan tidak terjebak pada berita Hoax atau berita negatif yang mencedarai keutuhan Masyarakat," tambahnya.


“Jangan terjebak dan perhatikan dengan seksama agar kita tidak menyebarkan berita Hoax ke masyarakat. Ini tentu sangat berbahaya dan berimplikasi hukum kepada media dan penanggungjawabnya,” jelasnya.


Untuk itu dirinya menghimbau agar penanggungjawab media dan wartawan dapat memperhatikan dengan seksama penyajian media massa baik media cetak, elektronik maupun media siber dan dapat berperan aktif dalam mengubah paradigma masyarakat kita, olehnya perlu kehati-hatian dalam memilah berita yang diturunkan agar tidak menjadi polemik ditengah masyarakat


“Mari kita jaga agar jangan ada berita Hoax beredar ,” tutup M joni. (can)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama