Dinkes Padang Pariaman Latih Duta Gizi dan Kampanye Gizi Seimbang



Sikabu, CanangNews – Dalam rangka mewujudkan Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) sebagai upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting,  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pariaman bersama Tim Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sikabu melakukan kegiatan pembinaan dan edukasi gizi pada sasaran 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak usia di bawah dua tahun (baduta)

 


Selain itu, Tim Dinkes dan Puskesmas juga melaksanakan Pembinaan dan Pelatihan Duta Gizi serta Kampanye Gizi Seimbang kepada kelompok remaja yg telah dikukuhkan sebagai Duta Gizi (Jemari Setia) sejak tahun 2018 yang lalu di Puskesmas Sikabu. Kegiatan ini diselenggarakan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Laga-laga Korong Balanti  Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuak Aluang, Rabu (5/5/2021).

 


Kegiatan Pelatihan Duta Gizi Remaja dan Kampanye Gizi Seimbang kali ini dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Yusnelly Erza (istri Rahmang – Wakil Bupati Padang Pariaman ) sekaligus menjadi narasumber yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Drs H Yutiardy Rivai beserta jajaran. Turut hadir Camat Lubuak Aluang Upik Zarmiati SAP, Kepala Puskesmas Sikabu Drg Diana Anggraini Walinagari Sikabu Budi Saputro,  Penyuluh dan Kader Keluarga Berencana (KB) Korong Balanti dengan peserta para remaja Nagari Sikabu.

 


Acara diawali arahan Camat Lubuak Aluang Upik Zarmiati SAP yang menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Dinkes dan Puskesmas. Ia pun mengemukakan harapan kegiatan ini dapat dilaksanakan rutin setiap bulan.

 


Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Yutiardy Rivai yang mengingatkan agar Duta Gizi yang telah dikukuhkan dapat menjadi role model bagi remaja lainnya serta dapat ikut berpartisipasi aktif dalam mengkampanyekan gizi seimbang kepada para remaja untuk Sikabu Sehat Bergizi, Baik dan Berprestasi.

 


Dilanjutkan dengan pemaparan oleh Wakil Ketua TP PKK Yusnelly Erza yang menyampaikan permasalahan gizi ganda pada remaja yang umum terjadi, yaitu masalah gizi lebih (obes) dan gizi kurang (kurus serta anemia). Hal tersebut terjadi karena pola makan remaja yang sangat buruk.

 


“Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas (84.1 %) anak dan remaja tidak suka mengonsumsi sayur dan buah. Akibatnya, hampir 70.1% anak dan remaja mengalami anemia, lebih dari 30% anak tidak biasa sarapan pagi. Hal ini akibat anak cenderung mengonsumsi makanan siap saji,” ujar Yusnelly seraya menjelaskan tentang bagaimana pemilihan makanan sehat serta prinsip gizi seimbang.

 


Pada sesi diskusi, para peserta Pelatihan Duta Gizi ini terlihat sangat antusias bertanya kepada Wakil TP PKK Yusnelly Erza dan Kepala Dinas Kesehatan Yutiardy Rivai. Melihat keaktifan dan semangat anak-anak dan remaja duta gizi ini Kepala Dinas Kesehatan Yutiardy Rivai  memberikan reward sejumlah uang.

 


Menjelang akhir kegiatan Duta Gizi Remaja sepakat ini akan melakukan kegiatan rutin di Pos Gizi Terpadu Generasi Sehat Nagari Sikabu yang telah di-launching pagi harinya oleh IKetua TP PKK Yusrita (istri Suhatri Bur – bupati Padang Pariaman bersama Tim Dinkes. Kegiatan ini berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Padang Pariaman dalam mewujudkan Kadarizi demi lahirnya generasi-generasi muda yang sehat, bergizi, cerdar, unggul dan berprestasi. (Ferawati SGz)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama