Cyber Public Relations: Perspektif Baru Tentang Humas

Catatan Ummul Khair Azmi *)



SAAT
ini teknologi informasi telah berkembang dengan pesat, khususnya internet. Dalam hal ini, internet memberikan dampak yang besar terhadap setiap lini kehidupan. Dengan perkembangan teknologi informasi tersebut, tidak sedikit praktisi public relation (PR) perusahaan yang memanfaatkan internet sebagai media untuk menjalin komunikasi dengan khalayak sasaran.


Menurut Coulsin Thomas (2002),  public relation merupakan usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal-balik antara organisasi dan masyarakatnya. Hal ini menunjukkan bahwa public relation merupakan suatu aktivitas yang mempunyai tujuan untuk menjalin komunikasi antar organisasi dengan khalayak sasaran.


Perubahan public relations tidak terlepas dari perkembangan teknologi saat ini. Berbeda dengan public relations yang awalnya menggunakan media konvensional untuk menjalin komunikasi dengan khalayak, kini public relations suatu perusahaan sudah beralih dengan memanfaatkan internet dalam penyebaran informasi. Aktivitas yang dilakukan public relations dengan menggunakan internet sebagai media sering disebut dengan Cyber PR.


Menurut Onggo (2004: 1), (lembaga) hubungan masyarakat (humas) digital adalah inisiatif humas yang menggunakan media internet sebagai sarana publisitasnya. Aktivitas public relations saat ini beralih dengan menggunakan media digital sebagai wadah penyampaian informasi di tengah menjamurnya penggunaan internet saat ini. Maka, humas digital atau yang sering disebut Cyber PR menggunakan media online sebagai tempat untuk berkomunikasi dengan publik. 


Selanjutnya, kegiatan praktisi PR online sering dilakukan melalui media yang telah tersedia pada internet, baik berupa email, blog, mailing list, website atau newsgroup maupun media sosial (medsos) seperti instagram dan facebook.


Seperti diketahui, dengan penggunaan internet yang semakin banyak, medsos telah menjadi media yang digunakan oleh hampir semua orang untuk mendapatkan informasi. Dalam hal ini, praktisi PR harus memantau serta mengikuti perkembangan media untuk mengubah cara dalam menyampaikan informasi, bahkan dalam membentuk brand awareness di suatu perusahaan atau lembaga.


Semua orang menggunakan media sosial agar dapat berinteraksi dan bersosialisasi satu sama lain yang mereka lakukan secara online tanpa batas ruang. Interaksi pada media sosial seperti instagram, facebook dan twitter memberikan kemudahan bagi semua orang yang menggunakan untuk berinteraksi mengingat saat ini media sosial menjadi media yang cukup banyak peminatnya serta tergolong efektif.


Hal ini memungkinkan public relations menggunakan media sosial sebagai media tempat untuk penyampaian informasi perusahaan serta dapat membangun citra positif perusahaan.


*) Mahasiswi Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama