KPU Padang Pariaman Realisasikan 99% Dana Hibah Pilkada 2020


Parikmalintang, CanangNews - Bupati Suhatri Bur menerima audiensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Pariaman tentang penyampaian laporan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2020, Jumat (30/4/2021) di ruang kerja bupati - Parikmalintang.


Dalam audiensi tersebut Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan, secara pemerintahan telah melaksanakan tahap-tahapan proses pemilihan kepala daerah sesuai dengan prosedur.


 “Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman,  kami mengucapkan terimkasih kepada Ketua KPU beserta jajaran yang telah memfaslitasi dan menyelenggarakan pelaksanaan pilkada pada tahun 2020 secara baik, aman dan damai. Dalam pemilu pro dan kontra hal biasa terjadi, namun jangan sampai berkelanjuntan," ujar bupati. 


Ikut hadir dalam audiensi tersebut empat Komisioner KPU lainnya: Ory Sativa, Erik Ekstrada, Ratna Juita dan Dewi Aorora serta Sekretaris KPU Kabupaten Padang Pariaman, Darlis S Sos MM. Sedangkan bupati didampingi Staf Ahli Drs H Anwar MSi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Zahirman S Sos MM serta Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Sadril S Sos.


Ia menambahkan, pelaksanaan Pilkada Padang Pariaman 2020 dinilai berhasil serta tidak menimbulkan kerugian, baik terhadap masyarakat maupun daerah. "Kami juga meminta maaf jika ada bahasa dan kesalahan, baik itu disengaja maupun tidak disengaja selama proses pilkada berlangsung. Mari kita bangun daerah ini secara bersama untuk mewujidkan Padang Pariaman Berjaya,” katanya lagi.


Sedangkan Ketua KPU Zulnaidi SH mengemukakan, audiensi ini dilakukan tekait pelaporan penyelenggaraan pilkada, penyerahan laporan realisasi anggaran  penyelenggaraan pilkada, dan penyerahan RAB pilkada.


“Dapat kami laporkan, pilkada di Kabupaten Padang Pariaman pada tahun 2020 berjalan dengan lancar dan aman tidaka ada masalah hukum dan konflik sosial. Bupati dan wakil bupati terpilih telah dilantik serta telah melaksanakan tugas," papar Edy, sapaan Zulnaidi. 


Ia mengakui, memang pada awalnya anggaran kurang. Namun, hal itu dapat dimaksimalkan sehingga serapan dana yang digunakan mencapai 99,9 persen. Dari keseluruhan - total Rp25 miliar - dana hibah tersebut tersisa sebanyak Rp13.006.963 dan telah diserahkan kembali ke kas daerah. (R/ZT)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama