914 Pengawas TPS se-Padang Pariaman Jalani Rapid Test


Lubuk Alung, CanangNews – Sebanyak 914 personal Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) se-Kabupaten Padang Pariaman menjalani rapid test, Kamis (26/11/2020). Pelaksanaan rapid tes berlangsung di empat lokasi: Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Lubuk Alung serta Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sungai Limau, V Koto Timur dan 2x11 Enam Lingkung.

Sekretaris Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman Ir Akhiruddin yang dihubungi CanangNews, Kamis (26/11/2020) malam, menyebutkan, dari keseluruhan personal Pengawas TPS yang diharuskan menjalani rapid test ternyata yang hadir hanya 902 orang. Sisanya, 12 orang lagi, dijadwalkan menjalani rapid tes menyusul.


“Untuk pelaksanaan rapid tes, kami mendatangkan enam orang tenaga medis. Yakni tiga orang di Kantor Bawaslu serta satu orang pada masing-masing Kantor Panwaslu,” ujar Akhiruddin.

Ditanya bagaimana hasilnya, Akhiruddin menjelaskan, hasil rapid test sudah diterima pihaknya: sebanyak 100 personal Pengawas TPS dinyatakan reaktif. Sedangkan 802 lainnya non reaktif.



Ia menyebutkan, untuk personal Bawaslu, Panwaslu pada 17 kecamatan dan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) pada 103 nagari sudah dilakukan rapid test sebelumnya.   

Rapid test adalah istilah medis yang digunakan untuk tes diagnostik medis yang dilakukan dengan sederhana, mudah, dan cepat. Rapid test ini digunakan sebagai langkah skrining medis awal dalam keadaan darurat pada kondisi tertentu seperti serangan wabah. Berdasarkan European Union, rapid test adalah perangkat medis vitro-diagnostik kualitatif atau semi-kuantitatif yang digunakan sendiri-sendiri atau dalam seri kecil untuk memberikan hasil yang lebih cepat. (ZT)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama