Hasil Tes Swab 8 Warga Padanglua Negatif

0

Agam, -Hasil pemeriksaan labor RS. Unand Padang, swab test yang dilakukan terhadap 8 warga Padanglua, Kecamatan Banuhampu, hasil tracing awal kasus pasien HAK (42), yang positif terinfeksi covid-19, Senin,(13/7) pagi, seluruhnya dinyatakan negatif.
Informasi yang diperoleh dari Afdhal, camat Banuhampu, Senin malam ini, sekitar pukul 20.15 WIB, sesuai laporan kepala puskemas Padanglua, dari pusat laboratorium RS.Unand Padang, disebutkan 8 warga yang mengikut swab test Senin pagi, hasilnya sudah keluar.
” Alhamdulillah, seluruhnya negatif. 8 warga, 5 dewasa dan 3 anak-anak yang menjalani tes swab di Padanglua, Senin tadi pagi, dinyatakan negatif,” sebut Afdhal.
Disebutkan Afdhal, proses pemeriksaan labor, dengan sampel yang langsung dikirim tim medis puskesmas Padanglua, ke pusat laboratorium RS.Unand, Padang, cepat diselesaikan oleh tim labor tersebut, sehingga hasilnya bisa langsung diperoleh malam ini.
Dijelaskan Afdhal, pihaknya bersama tim puskesmas di Banuhampu, langsung bergerak cepat, setelah diinformasikan Sabtu kemarin, ada kasus baru warga yang positif terinfeksi virus corona, sehingga pihaknya bersama tim puskesmas langsung melakukan tracing dan menggelar tes swab Senin pagi.
“ Kita memang berharap, hasil labornya bisa cepat keluar, sehingga langkah-langkah lanjutan bisa langsung dilakukan. Hasilnya, Alhamdulillah, 8 warga yang merupakan keluarga dekat HAK, menjalani swab test, seluruhnya negatif, “ sebut Afdhal mengulang.
Sebelumnya diketahui bahwa HAK terdeteksi positif setelah menjalani rapid test di pelabuhan Muaro di Padang saat menuju Mentawai.
Sementara dari pengembangan tracing di lapangan, khususnya di masjid Padanglua, disebutkan Afdhal, pihaknya bersama pengurus masjid sudah memastikan, bahwa HAK sudah lebih dari 15 hari tidak melakukan aktifitas di mesjis tersebut.
Bahkan, dari hasil pantauan CCTV masjid, saat berada di masjid pun, HAK tidak berinteraksi langsung dengan para jamaah lain, termasuk bersalaman.
“ Kita simpulkan, bahwa potensi penyebaran di masjid yang sebelumnya menjadi target kita, tidak dikuatirkan lagi. Mudah-mudahan, dengan hasil negatif ini, potensi penyebaran covid-19 di Banuhampu bisa diputus, “ tegas Afdhal.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top