Dekranasda Padang Sambangi Agam

0


AGAM, -Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskrnasda) Kabupaten Agam, menerima kunjungan kerja (kunker) studi tiru dari Deskranasda Kota Padang, di Mess Pemda Belakang Balok Bukittinggi, Rabu (5/2).

Rombongan yang berjumlah 25 orang itu dipimpin oleh Ny. Harneli Mahyeldi bersama Ny. Geni Hendri Septa.

Tiba sekitar pukul 11.15 WIB, Ketua Dekranasda Agam Ny. Vita Indra Catri didampingi Kadis Perindag Koperasi dan UKM Fatimah, bersama beberapa pengrajin UMKM menyambut kedatangan rombongan di Mess Pemda Belakang Balok. Rombongan nantinya akan di ajak pergi melihat produk UMKM Agam di Rumah Sulam dan kerajinan perak di Koto Gadang.

Pada kesempatan itu, Ny. Vita mengucapkan selamat datang dan menyambut baik kedatangan Dekranasda Kota Padang.

“Kita senang dikunjungi. Melalui ayo ke Agam, kita memberi ruang kepada daerah manapun untuk berkunjung. Alhamdulillah, tahun 2020 Dekranasda Kota Padang daerah pertama ke Dekranasda Agam,” ujar Ny. Vita.

Ny. Vita berharap, kunjungan Dekranasda Kota Padang ini, dapat memberikan informasi di samping potensi kerajinan yang dimiliki Kabupaten Agam, juga termasuk pariwisatanya.

“Kami berharap kepada Ibu Ketua Dekranasda Padang dan rombongan untuk memviralkan kepada masyarakat tentang pariwisata dan yang dimiliki Agam,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ny. Vita
mengenalkan hasil produk kerajinan dari UKM di Kabupaten Agam, mulai dari kerajinan sulaman tangan, bordir, souvenir, perak dan kerajinan bambu yang merupakan ciri khas dari Luhak Agam.

“Inovasi lainnya, adalah kita memberikan pelatihan kriya ke sekolah-sekolah serta kerjasama dengan biro travel agar kerajinan kita semakin dikenal,” jelas Ny. Vita.

Usai acara penyambutan dan makan siang, rombongan diajak untuk melihat langsung hasil olahan UMKM Kabupaten Agam di Rumah Sulam yang berada beberapa meter dari Mess Pemda.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Harneli saat dimintai keterangan mengatakan tujuan kunjungannya ke Agam dalam rangka sharring informasi guna meningkatkan pembinaan pengrajin dan meningkatkan kualitas produk kerajinan.

Ia berharap saat dari Agam, para pengrajin Padang bisa mendapatkan ide dan contoh yang akan diimplementasikan terkait kemajuan UKM.

“Jadi buat apa kita jauh-jauh pergi studi tiru ke daerah lain, kalau di sini (Agam) ada,” ulasnya. (BJR)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top