Sebanyak 19 Warga Agam Positif Covid-19, Empat Pasien Sembuh dan Dua Orang Meninggal


 

Agam,-Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Agam terus mengalami peningkatan. Per-Kamis (21/1), sebanyak 19 warga setempat dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19, 4 pasien dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Informasi perkembangan kasus tersebut dibenarkan Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Drs Martias Wanto Dt. Maruhun.

“Hari ini, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Agam kembali bertambah cukup banyak, yaitu 19 orang,” ujarnya, Kamis (21/1).

Mereka yang menambah daftar panjang kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebar di delapan kecamatan. Dirinci, Kecamatan Tanjung Mutiara sebanyak 3 kasus, Kecamatan Lubuk Basung 2 kasus, Kecamatan Matur 4 kasus.

Selajutnya, Kecamatan Banuhampu menambah 3 kasus, Kecamatan Candung 1 kasus, Kecamatan Ampek Angkek 2 kasus, Kecamatan Baso 2 kasus dan Kecamatan Tilatang Kamang 2 kasus.

“Sehingga total kumulatif warga Agam yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi 1.686 kasus,” sebutnya.

Selain penambahan kasus terkonfirmasi, pihaknya juga menginformasikan penambahan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang. Total pasien yang sembuh Covid-19 menjadi 1.451 orang.

“Persentase angka kesembuh Covid-19 Agam menurun ke angka 86,06 persen,” ungkapnya.

Pihaknya juga melaporkan kasus meninggal dunia sebanyak 2 orang, yakni J (P/67) warga Kecamatan Banuhampu, dan M (L/58) warga Padang Tarok.

“Total kasus yang meninggal dunia juga bertambah menjadi 28 orang,” imbuhnya.

Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 207 orang. 29 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, 2 orang dikarantina dan 176 orang menjalani isolasi mandiri.

“Kasus suspek hari ini sebanyak 47 orang, kontak erak sebanyak 234 orang,” sebutnya lagi.

Drs. Martias Wanto Dt. Maruhun mengingatkan, dengan terus melonjaknya kasus konfirmasi Covid-19, sudah seharusnya semua pihak giat memutus rantai penularan Covid-19 di tingkat masyarakat bahkan dalam keluarga.

“Semua kita tentu ingin kembali kehidupan seperti sedia kala. Untuk itu kita perlu selaraskan antara niat keluar dari pandemi dengan perilaku kita sehari-hari dalam mencegah atau memutus penularan Covid-19,” ujarnya. (AY)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama