NAGARI Sikabu berada di Kecamatan Lubuk Alung, tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman, memiliki visi dan misi untuk mewujudkan nagari yang religius, berpendidikan, berseni budaya, menuju masyarakat berkemajuan. Oleh karena itu Walinagari Sikabu Budi Saputro MPd bersama dengan seluruh perangkat nagari bekerjasama dan menyatukan tujuan.

“Dalam mewujudkan visi-misi nagari, kami bersama dengan seluruh perangkat nagari memiliki program pada masing-masing bidang, seperti pada bidang keagamaan Nagari Sikabu selalu mengadakan wirid perbulan yang digilir setiap bulannya, juga melakukan pembinaan Hafiz Alquran disetiap korong dengan memberikan reward kepada sepuluh hafiz terbaik disetiap korongnya,” ujar Budi.

Ia menambahkan, dalam pembinaan keagamaan diadakan kegiatan didikan subuh setiap bulannya yang dilaksanakan antar nagari. Saat ini Nagari Sikabu juga telah memiliki Pondok Al- Quran yang dibina langsung oleh Qori seperti Buya Zamril, Buya Gusman dan Abdul Hamid Tuanku Imam.

Selain melakukan pembinaan pada bidang agama, Nagari Sikabu juga mendukung penuh pendidikan anak nagari yakninya dengan memberikan tunjangan sarana dan prasarana, di mana setiap korong di Nagari Sikabu dilengkapi dengan fasilitas internet gratis yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat, terutama oleh pelajar yang juga dilengkapi dengan komputer, printer dan ruangan yang memadai.

“Dalam menunjang pendidikan pelajar di nagari Sikabu, Kami Pemerintah Nagari juga memberikan beasiswa kepada pelajar berprestasi yang merupakan warga Sikabu berupa bantuan buku dan alat tulis mulai dari siswa SD hingga SMA,” ulas pria yang berlatar belakang Magister Pendidikan ini.

Untuk membentuk nagari yang berseni budaya Nagari Sikabu memiliki sebuah sanggar seni yang diberi nama Sanggar Seni Sikabu Saiyo yang berjalan dan berkembang dengan baik. Sanggar ini memilki beberapa kesenian daerah di antaranya randai, indang dan tari tradisional lainnya yang juga dilengkapi dengan orgen tunggal yang dapat digunakan jasanya oleh warga Sikabu dan masyarakat luar nagari.

“Orgen tunggal dan sanggar ini dapat digunakan jasanya oleh warga dan masyarakat luar. Dengan adanya sanggar ini dapat menghidupkan perekonomian masyarakat seperti dapat mengurangi pengangguran, di mana para pemuda ikut aktif dalam mengelola dan menjalankan sanggar tersebut yang saat ini memiliki anggota berjumlah 30 orang.” kata pria  33 tahun ini.

Alumni Universitas Negeri Padang ini juga menyebutkan, pada bidang adat dan budaya Nagari Sikabu juga mengadakan pelatihan barundiang yang saat ini telah menghasilkan beberapa generasi muda yang telah bisa berunding dalam beberapa acara adat di Nagari Sikabu seperti manarimo tando, maanta bungo lado dan bentuk acara sosial di tengah masyarakat lainnya.

“Tujuan diadakan pelatihan barundiang ini selain mengenalkan budaya kepada generasi muda juga untuk melestarikan budaya yang dimliki para leluhur agar tidak punah, sehingga nantinya budaya ini akan tetap dikenal dan para generasi muda mengetahu tentang adat dan  budaya tersebut. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar dan telah banyak pelajar yang mengikuti pelatihan. Saat ini Nagari sikabu telah memiliki 10 orang pelajat yang mampu barundiang dalam acara adat,” ujar suami Renty Prima Putri ini.

Memiliki wilayah kurang lebih 350 hektar, untuk menuju masyarakat berkemajuan dapat dilihat pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan untuk mewujdukan hal tersebut Nagari Sikabu memiliki Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Sikabu Saiyo yang telah memilki satu unit usaha yang telah berjalan dan satu unitnya lagi masih dalam proses. Unit yang sedang berjalan yakninya pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian jagung yang saat ini perputarannya berajalan dengan lancar setiap bulannya hingga mencapai 70 juta rupiah.

“Dalam pengeloaan dan pemasaran hasil pertanian Nagari Sikabu mempunyai anak ladang maksudnya disini ialah para petani jagung yang ada di nagari Sikabu, dalam prosesnya para petani yang telah membuat kesepakatan dengan BUMNag diberikan modal berupa bibit, pupuk, obat-obatan dan keperluan pertanian lainnya mulai dari masa tanam hingga masa panen yang nantinya hasil panen tersebut dijual kepada BUMNag. Dimana saat ini BUMNag Saiyo Sakato telah menjadi supplier resmi pada PT Japfa Comfeed di Kasang,” lanjutnya.

Saat ini, Nagari Sikabu telah memiliki anak ladang sekitar 40 orang dengan jumlah dana pemberdayaan sebesar kurang lebih tujuh juta rupiah sebagai dana awal operasional, selanjutnya akan digulirkan kepada anak ladang lainnya. Tidak hanya produksi jagung tapi juga sebagai supplier PT Japfa Comfeed, perusahaan produsen pakan ternak terbesar di Indonesia tersebut. Di samping dikirim ke PT Japfa Comfeed, hasil panen anak ladang juga didistribusikan kepada kandang-kandang ayam yang telah menjadi mitra dari BUMNag Saiyo Sakato Sikabu Lubuk Alung.

Nagari ini terdiri dari empat korong: Kampung Tangah, Sikabu Bukit, Palak Pisang dan Balanti, memiliki beberapa prestasi di antaranya pada tahun 2018 juara I tingkat Kabupaten PIK-Remaja Pinang Bairik dan juara III tingkat Provinsi, pada tahun yang sama juga mendapat juara I Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten serta juga mendapat juara umum MTQ tingkat kecamatan dan pada tahun 2019 hdan 2020 Nagari Sikabu tercat sebagai Nagari lunas pajak.

Dengan berdirinya Main Stadion menjadikan Nagari Sikabu semakin berkembang dan membawa perubahan yang signifikan, terutama pada perekonomian masyarakat yang cenderung dapat berlaku usaha di sekitaran main stadion juga dapat bekerja secara langsung pada pembangunan main stadion tersebut, sehingga ini juga dapat mengurangi pengangguran.

“Dengan dibagunnya main stadion juga membawa perubahan terhadap perilaku masyarakat dimana dulunya Nagari Sikabu sepi penduduk namun sekarang telah ramai dikunjungi serta membawa pelonjakan harga terhadap tanah warga yang berada di sekitar Main Stadion, saat ini masyarakat Sikabu masih ada yang beradaptasi terhadap perubahan tersebut. Meskipun demikian masyarakat Nagari Sikabu sangat mendukung penuh pembangunan dan merasa diuntungkan dengan adanya Main Stadion tersebut," kata Budi yang merupakan putra asli Nagari Sikabu

Nagari Sikabu juga memiliki destinasi wisata seperti Alba Resort yang saat ini telah banyak dikunjungi para wisatawan yang dapat membantu perekonomian masyarakat dimana para pekerja di resort tersebut mempekerjakan warga setempat dengan secara tidak langsung dapat mengurangi pengangguran. (R/ZT)