Agam, -Sebagai wadah komunikasi dan tempat menyalurkan aspirasi perangkat nagari, organisasi profesi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Agam bakal dikukuhkan.

Ketua Umum PPDI Kabupaten Agam Rahman menyebut cikal bakal pendirian PPDI berawal dari peresmian PPDI nasional pada 2006 lalu. Dikatakan, organisasi profesi tersebut terus digalakkan hingga ke tingkat provinsi dan kabupaten.

“Untuk kita di Agam, September lalu diadakan pertemuan, dan sekarang SK kepengurusan sudah terbit dari provinsi,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (13/10).

Rahman menjelaskan, tujuan pembentukan PPDI Kabupaten Agam adalah sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi perangkat nagari yang ada di Kabupaten Agam.

Selain itu, keberadaan PPDI Kabupaten Agam juga bertujuan untuk mengkomunikasikan program-program pemerintah daerah dan program internal di nagari.

Saat ini, tukas Rahman, yang menjadi anggota PPDI Kabupaten Agam merupakan perwakilan perangkat nagari yang ada di Kabupaten Agam.

“Anggotanya perwakilan perangkat nagari di 82 nagari, dan kita juga sudah mengumpulkan database perangkat nagari, baik nagari definitif maupun nagari persiapan,” tuturnya.

Dikatakan Rahman, organisasi profesi perangkat nagari tersebut resmi terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia dan Kesbangpol.

“Menjelang pelantikan, sebagai tahap awal, kita menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPMN Agam dan DPRD Agam komisi I,” ungkap Rahman.

Disebutkan Rahman, pelantikan PPDI Kabupaten Agam bakal dilangsungkan pada akhir Oktober. Usai pelantikan PPDI Kabupten Agam, pihaknya akan merumuskan pelantikan PPDI tingkat kecamatan.

“Setelah berkonsultasi, pelantikan dilakukan akhir bulan ini, setelah 6 bulan PPDI Agam dilantik, maka akan dibentuk PPDI di tingkat kecamatan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, kehadiran PPDI Kabupaten Agam dapat menyokong program pemerintah daerah dan instasi vertikal.

“Semoga dengan hadirnya organisasi profesi perangkat nagari ini dapat direstui oleh bupati agam, DPRD Agam, Forkompica dan Walinagari se Kabupaten Agam,” ujarnya berharap. (BJR)