Kayutanam, CanangNews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman sudah mempublikasikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara masif di seluruh nagari,  lokasi TPS dan tempat-tempat strategis lainnya oleh PPS sejak tanggal 28/10 yang lalu. Hari ini, Jumat (30/10/2020), Komisioner KPU Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Nova Indra melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Kayutanam, Padang Pariaman, untuk memastikan DPT sudah ditempel sesuai tahapan dan aturan. 

Koordinator Divisi Data KPU Sumbar ini melihat secara langsung DPT yang terlihat sudah ditempel di nagari Kayutanam dan Anduring yang tersusun secara rapi. Nova juga terlihat melakukan uji petik untuk memastikan beberapa nama pemilih kategori tokoh masyarakat sudah terakomodir dalam DPT. 

Di samping tema DPT,  Nova Indra mengingatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar memastikan rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Jika ada tanggapan masyarakat terhadap bakal calon KPPS agar segera diklarifikasi dan dipastikan memenuhi syarat atau tidak. 

"Kita butuh KPPS yang berkualitas demi kesuksesan pemilihan kepala daerah (pilkada),  teman-teman harus jeli melihat track record calon KPPS dan ingat juga agar TPS yang dibentuk memenuhi syarat luas dan penerapan protokol covid-19", ujar Nova di hadapan PPK dan PPS yang terlihat gembira menyambut kedatangannya. 

Kedatangan Nova Indra ke Kayutanam didampingi Ketua KPU Padang Pariaman, Zulnaidi.  "Saya tadi malam dikontak Pak Nova Indra tentang rencana beliau monitoring ke wilayah Padang Pariaman,  saya menyambut gembira dan hari ini mendampingi beliau melihat kondisi di lapangan," kata Zulnaidi menjelaskan. 

Zulnaidi mengingatkan penyelenggara pilkada di tingkat kecamatan,  nagari dan tempat TPS memperkuat komitmen menghadapi 9 Desember. Ia juga mengharapkan masyarakat proaktif dan datang ke tempat temungutan suara (TPS) untuk mencoblos nantinya karena satu suara pemilih penting artinya bagi eksistensi dan kemajuan daerah lima tahun ke depan. (R/ZT)