Agam, -Dinas Pertanian (Distan) Agam mencatat, perputaran uang dari penjualan hewan kurban selama Idul Adha 1441 Hijriah di Kabupaten Agam mencapai Rp103 miliar.

Hingga hari terakhir penyembelihan, ada sebanyak 5.410 ekor sapi/kerbau dan 195 ekor kambing yang disembelih masyarakat di 16 kecamatan, jumlah itu naik 21 persen dari prediksi sebelumnya.

“Untuk tahun ini jumlah hewan kurban terbanyak dari Kecamatan Ampek Angkek, mencapai 661 ekor sapi dan 21 ekor kambing,” kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Arif Restu, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/8) di Lubuk Basung.

Dijelaskan, satu ekor sapi/kerbau dihargai rata-rata kisaran Rp18 juta sampai Rp20 juta/ekor, sedangkan kambing Rp3 juta sampai Rp3,5 juta/ekor.

Ditambahkan Arief Restu, jika harga satu ekor sapi/kerbau dikalkulasikan seharga Rp19 juta/ekor, maka nilai uangnya adalah adalah sebesar Rp.102,7 miliar lebih, ditambah harga kambing dikalikan Rp3,5 juta/ekornya sehingga nilai uangnya menjadi Rp682 juta.

“Jadi total seluruhnya mencapai Rp.103,4 miliar lebih. Artinya, meskipun kondisi pandemi Covid-19, namun semangat ibadah masyarakat Agam tetap tinggi dan kuat,” jelasnya didampingi Kasi Kesmavet Iswan Hendri. (BJR)