Agam, -Kolonel Inf Aufit Chaniago warga Jorong Lundang, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam bangun kampung halaman melalui program penghijauan penanaman 10.000 batang pohon, di nagari itu, Minggu (2/8).

Dikesempatan itu, Kelonel Inf. Aufit Chaniago mengatakan, kegiatan ini sudah lama dijanjikannya kepada masyarakat nagari, namun baru dapat terlaksana hari ini yang juga bertepatan pada Idul Adha 1441 hijriyah dan mendapat dukungan penuh dari semua pihak.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk penghijauan, serta membangun kampung dengan cara ditanami tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat dan anak cucu dikemudian hari,” ujarnya.

Pepohonan yang bakal ditanam mulai dari buah hingga tanaman tua seperti diantaranya durian, pinang, matoa, dan mahoni. Direncanakan, juga akan ditanami di satu ruas jalan Jorong Lundang menuju Sungai Baringin dengan komoditi durian.

Sekaligus menamai ruas jalan itu dengan jalan durian. Pemberian nama jalan durian ini disambut baik oleh masyarakat, sehingga akan menjadi ikon bagi masyarakat wilayah itu.

Dilain itu, Bupati Agam, Dr H Indra Catri Dt Malako Nan Putiah mengungkapkan apresiasinya terhadap program yang dilaksanakan Kolonel Inf Aufit Chaniago. Menurutnya, kegiatan itu bukti rasa sayang dan cinta terhadap kampung yang tidak bisa tumbuh serta merta, tetapi hasil interaksi bagaimana masyarakat membesarkan anak kemenakan yang selalu memelihara hubungan kekerabatan dengan masyarakat dan sanak saudara.

“Seperti Kolonel Aufit, dia merantau dan bertugas di mana-mana, tapi ikatan batin dengan masyarakat masih tetap terjaga. Inilah masyarakat yang guyub itu, ia rindu kampung karena pernah makan di rumah masyarakat dan dibesarkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Diutarakan, Kolonel Aufit cukup sukses dikarirnya sebagai TNI yang menjadi contoh bagi anak kemenakan serta jadi kebanggaan masyarakat dan keluarga.

“Saat ini ia pulang untuk membangun kampung halaman dengan melakukan penghijauan melalui penanaman 10.000 batang pohon,” sebutnya.

Dari sini, dapat dilihat bahwa ikatan perantau Agam dengan ranah tidak bisa dipisahkan sebab kulturnya sudah terbina sejak dahulunya.

Turut menghadiri penanaman pohon tersebut, mantan Bupati Agam Aristo Munandar, Dandim 0304 Agam, Letkol Inf. Victor Andhyka Tjokro, Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso, masyarakat dan lainnya. (Dil/BJR)