Parikmalintang, CanangNews – Berdasarkan informasi dari Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Sabtu/20-6-2020), pasien kasus terkonfirmasi positif corona virus disease 2019 (covid-19) di Kabupaten Padang Pariaman bertambah satu orang lagi. Pasien itu berinisial "AH" umur 2 tahun, berasal dari Korong Sungai Pinang, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai. Dengan demikian, sudah 17 warga kabupaten ini positif virus corona.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Tim Komunikasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman Zahirman S Sos MM kepada CanangNews di Parikmalintang, Sabtu (20/6/2020).

Menurut Zahirman, pasien AH terpapar dari orangtuanya "MI" yang merupakan pasien ke-16 terkonfirmasi positif Covid-19.  
Pasien AH terdeteksi dari pemeriksaan swab pada tanggal 18 Juni 2020 di Puskesmas Pasar Usang. 

"Segera setelah mengetahui hal ini, Tim Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman langsung menjemput AH ke rumahnya untuk dikarantina di Bapelkes Sumbar. Gunuang Pangilun, Kota Padang. Penempatan karantina AH disamakan dengan orangtuanya yang juga masih diisolasi," ulas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini.

Dengan penambahan kasus ini, lanjut dia, tercatat sampai saat ini kasus covid-19 di Kabupaten Padang Pariaman adalah 1.216 pelaku perjalanan dari area terjangkit (PPT), 8 orang dalam pemantauan (ODP), 8 pasien dalam pengawasan (PDP) serta total positif 17 orang dengan rincian meninggal 1 orang, sembuh 9, dirawat 2 dan isolasi pemerintah daerah 5 orang.
.
Zahirman menambahkan, penyebaran kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Padang Pariaman tidak pada seluruh kecamatan. Dari 17 kecamatan, hanya 7 kecamatan terdapat kasus terkonfirmasi positif covid-19. Sedangkan 10 kecamatan lagi tidak terdapat kasus covid-19 atau dapat dikategorikan zona hijau alias aman.

"Meski demikian, Tim Gugus Tugas Covid-19 tetap akan melakukan survei untuk pemetaan zona penyebaran covid-19 secara jelas dan terukur guna tindak lanjut penanganan virus ini di Kabupaten Padang Pariaman," katanya lagi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan( Kabid. P2P Dinkes) Padang Pariaman dr Jasneli MARS menambahkan, survei tersebut dilakukan bekerjasama dengan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang dipimpin oleh Dr dr Andani Eka Putra MSc. (Zakirman Tanjung