Padang Pariaman, CanangNews – Tiga warga Kabupaten Padang Pariaman yang terkonfirmasi positif corona virus disease 2019 (covid-19) dinyatakan sembuh pada hari ini, Kamis (4/6/2020) setelah dilakukan 2 kali tes swab kepada pasien tersebut. Ketiga pasien yang dinyatakan negatif covid-19 itu berinisial S dan RA dari Padang Sago serta D yang merupakan warga Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto.

Ketika menerima laporan ini, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyatakan ucapan syukur serta mengucapkan terimakasih kepada petugas medis.

“Alhamdulillahirabbilalamin! Kami bersyukur akan kabar baik ini sekaligus berterimakasih kepada seluruh tenaga medis yang hingga saat ini masih terus melakukan tugas mulia merawat pasien corona meskipun dengan risiko yang cukup besar akan tertular,” ujar Ali Mukhni.

Ia juga menyebutkan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Padang Pariaman akan terus berusaha memutus rantai penyebaran virus ini hingga nantinya tidak ada lagi penambahan pasien baru dan seluruh pasien yang masih berjuang dinyatakan sembuh.

“Saya sudah menegaskan kepada Satgas Penanganan Covid-19 Padang Pariaman agar dapat melaksanakan tes swab massal, terutama terhadap masyarakat yang berisiko tanpa gejala yang berkontak dengan pasien terkonfirmasi positif dan berharap semua pasien yang tengah berjuang segera sembuh,” katanya lagi.

Sebelumnya, pasien S diisolasi di Gedung BPSDM Provinsi Sumatra Barat dan dilakukan tes swab sebanyak 2 kali dengan hasil negatif pada tanggal 3 Juni 2020. Sementara itu, pasien RA dikarantina di Gedung BLPP Sumbar dan pasien D dirawat di RSUD Pariaman. Keduanya juga sudah dilakukan tes swab 2 kali dengan hasil negatif pada tanggal 4 Juni 2020.

Senada dengan itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Padang Pariaman drJasneli MARS menambahkan, setelah adanya penambahan 3 pasien sembuh pada tanggal 3 dan 4 Juni 2020, berarti sudah 6 pasien dinyatakan sembuh. Dengan demikian, masih ada 5 pasien dari Padang Pariaman yang tengah berjuang melawan covid-19.

“Ke-5 pasien tersebut, 3 orang dirawat di Semen Padang Hospital, 1 pasien dikarantina di Gedung Bapelkes Sumbar dan 1 pasien lagi di Balai Diklat Kemenag Sumbar,” ulas Jasneli.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman ini menuturkan, sesuai arahan bupati, Tim Satgas akan terus berusaha melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan melakukan tes swab massal, terutama terhadap orang orang yang berisiko tanpa gejala yang berkontak dengan pasien terkonfirmasi dan kepada warga Padang Pariaman yang bolak-balik ke Pasar Raya Padang sebagai klaster terbesar penyebaran covid-19 di Sumatera Barat.

Hingga Kamis 5 Juni 2020, warga Padang Pariaman yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 12 orang dengan 6 orang pasien dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dan 5 orang masih dalam proses penyembuhan. (R/ZT)