Parikmalintang, CanangNews - Bupati Padang Pariaman Drs HAli Mukhni terus memantau perkembangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Desease (Covid)-19 di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang.  Rabu (1/4/2020), Bupati menerima penjelasan tertulis dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Yutiardy Rivai tentang kepastian PDP tersebut positif Covid-19.

Selanjutnya, melalui video call whatsapp dari ruangan kerjanya di Parikmalintang, Bupati Ali Mukhni memberikan arahan, pengertian dan dukungan kepada PDP ini.

"Untuk saat ini Ananda harus membatasi jarak saat berkomunikasi dengan keluarga. Hal ini bertujuan agar tidak ada kontak langsung antara Ananda dengan keluarga," pintanya.

Ia juga mengatakan, sudah memberikan instruksi kepada Camat Sintuk Toboh Gadang untuk mencarikan tempat sementara yang akan digunakan sebagai ruang isolasi pasien selama 14 hari ke depan.. 

Kepada PDP, Ali Mukhni juga memberikan dukungannya agar tetap semangat dan optimis menjalani kehidupan sehari hari.

“Ananda harus kuat dan sabar ya, tetap berpikir positif dan semangat, karena tingkat kesembuhan pasien corona hampir 90 persen. Insyaa Allah Ananda akan sembuh seperti sedia kala,” ujarnya.

Ali Mukhni juga meminta PDP menjaga kondisi tubuh dengan istirahat yang cukup, konsumsi vitamin, makan bergizi dan selalu mendekatkan diri kepada Allah Yang Mahakuasa.

“Kunci kesembuhan dari virus corona ini adalah daya tahan tubuh, jangan lupa dekatkan diri kepada Allah,” pinta Ali Mukhni memberi semangat.

Mendapat dukungan secara langsung dari Bupati Ali Mukhni, PDP tampak terharu. Ia mengaku tidak menyangka jika yang menghubunginya adalah bupati Padang Pariaman. 

“Terimakasih banyak, Pak Bupati. Dukungan Bapak sangat besar artinya bagi saya dalam melewati masa masa sulit ini,” ujarnya terlihat berlinang air mata. 

Gadis berusia 18 tahun ini merupakan satu satunya pasien positif Covid 19 di Kabupaten Padang Pariaman. Siswi SMK ini terjangkit virus tersebut setelah melakukan PKL di satu hotel di Bukittinggi beberapa waktu lalu.

Pulang dari Bukitttinggi, gadis ini mengalami demam dan batuk. Ia kemudian dirawat selama tiga hari di RSUD Pariaman. Ia sempat diijinkan pulang ke rumah karena keadaannya mulai membaik. Namun, dari hasil tes ternyata gadis ini positif Covid 19 setelah 2 hari berada di rumah.

Saat ini kondisi si gadis dalam keadaan baik. Ia melakukan isolasi mandiri di rumahnya di bawah pengawasan puskesmas Sintoga.

Selain karena penuhnya rumah sakit rujukan Covid 19 di Sumbar, kondisi TA yang cukup baik menjadi alasan ia tidak perlu diisolasi di rumah sakit.

Pihak Dinas Kesehatan Padang Pariaman juga telah melakukan isolasi mandiri kepada keluarga gadis ini.. Selain itu Dinkes juga akan melakukan tracking riwayat kontak pasien sejak 14 hari terakhir.

Untuk mencegah penularan Covid 19 di Padang Pariaman, Bupati Ali Mukhni telah intruksikan seluruh nagari melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah-rumah warga dan faslitas umum serta rumah ibadah.

Ali Mukhni kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, melakukan sosial distancing (jaga jarak) serta tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting.. (R/Dil/ZT)