Padang Pariaman, CanangNews -- Terkait penanganan wabah Corona Virus Desease (Covid)-19, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengaktifkan  posko penanganan Covid -19 ini 24 jam nonstop di perbatasan daerah mulai 1 April yang lalu.

Posko penanganan Covid 19 ini berada pada tiga titik. Di antaranya perbatasan dengan Kabupaten Tanah Datar terletak di Kayutanam, perbatasan dengan Kabupaten Agam di Batang Gasan dan perbatasan dengan Kabupaten Agam terletak di Tandikat Utara.

Setiap harinya posko ini beroperasi selama 24 jam dengan mengarahkan 15 petugas yang terdiri dari Dinas Perhubungan 2 orang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 4 orang, Dinas Kesehatan 3 orang dan Satpol PP 2 orang. Selain itu, juga didukung personil TNI 2 orang dan Polri 2 orang.

Bupati Padang Pariaman Drs H Ali Mukhni meninjau kegiatan posko penanganan Covid 19 di Tandikat Utara, Senin (6/4/2020). Dalam peninjauan tersebut bupati mengingatkan agar petugas dapat menjalankan tugas sesuai dengan protokol perbatasan dan menjaga kesehatan diri.

“Petugas yang bertugas di Posko Penanganan Covid-19 agar menjalankan tugas sesuai dengan protokol perbatasan untuk mengetahui jumlah pendatang yang masuk dan tujuannya ke Padang Pariaman. Kami juga berpesan kepada seluruh petugas agar menjaga kesehatan selama menjalankan tugas.” ujarnya

Saat ini di posko penanganan Covid 19 sudah mendapat pinjaman Vel Bed dari Dandim 0308 Pariaman, Polres Padang pariaman dan Polres  Pariaman yang digunakan untuk perisitirahatan ketika di posko.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman telah melakukan beberapa persiapan untuk penanganan Covid-19. Antara lain berupa pengadaan alat pelindung diri (APD) seperti masker, handsanitizer dan disenfektan yang dipersiapkan hingga Oktober mendatang. APD ini akan dibagikan kepada masyarakat melalui nagari. (R/ZT)