Teuapeijat Canangnews ,Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai  terus lakukan berbagai strategi dalam menekan Covid 19 Tidak masuk diwilayah mentawai .

Salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk melaksanakanakan apa yang dianjurkan oleh kesehatan kepada masyarakat dalam menjalankan pola hidup yang  sehat .

Juga termasuk Orang yang dalam pemantauan 10 orang terus dilakukan pendampingan penjagaan guna mengantisipasi adanya serangan dari Covid 19 tersebut.

"Sepuluh orang dalam pemantauan ada di tiga desa yang tersebar diwilayah mentawai diantaranya Sipora jaya ada empat orang tuapeijat ada lima dan muara siberut satu orang" ungkap Lahmuddin Siregar ,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai ,Lahmuddin Siregar Kepada awak media Senin 23/3/20.

Lebih lanjut dikatakan dia,sembilan orang dalam pemantauan dinas kesehatan tersebut berasal dari perjalan dinas  sementara yang satunya lagi dihitung dari kontak dengan resiko rendah sehingga menjadi sepuluh ucap lahmuddin.

Ia juga meamastikan semuanya dalam pantauan dinas kesehatan dan masih terbilang aman hingga saat ini .

Menurutnya kebijakan yang diambil oleh pemenrintah dalam menghentikan sementara aktifitas warga negara  asing kementawai salah satu tindakan yang baik untuk mengantisipasi masuknya serangan Covid 19 .

"Termasuk warga negara asing yang sudah dihentikan sementara perjalanannya kementawai adalah salah satu kebijakan yang baik dari pemerintah namun intinya adalah melaksanakan pola hidup sehat bagi masyarakat dan mengikuti instruksi untuk tidak keluar rumah demi menyelamatkan saudara lainnya"lanjutnya

Ia juga mengatakan , Pemeriksaan suhu tubuh seluruh penumpang KM Ambu2, dan desinfeksi serta edukasi cuci tangan dengan sabun di dermaga tempat kapal cepat bersandar .

"Berdasarkan data kumulatif surveilence Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai Tanggal  19-22 Maret 2020 tercatat sebanyak 10 orang sebagai ODP (Orang dalam pemantauan) dan Pasien dalam pengawasan (PDP) nihil ODP adalah orang yang melakukan perjalanan dari daerah terjangkit dan mengalami gejala demam, batuk, nyeri tenggorokan.

Dirinya juga menambahkan jumlah yang tercatat sebagai pelaku perjalanan dari daerah/negara terjangkit sebanyak 168 orang yakni ASN sebanyak 80 orang,warga Negara Asing ( WNA) sebanyak   63 Orang, dan masyarakat sebanyak  25 orang

Lahmuddin  berharap agar  pelaku perjalanan memberi tahu  secara jujur bahwa dirinya dari  daerah/negara terjangkit supaya petugas dapat menangani sebelum memakan korban dari Covid 19. (Johan)