Kota Padang Mulai Sepi, Sopir Taksi Hingga Pedagang Mengurut Dada - CANANG NEWS

Breaking

Minggu, 22 Maret 2020

Kota Padang Mulai Sepi, Sopir Taksi Hingga Pedagang Mengurut Dada



Padang, - Pasca dikeluarkannya maklumat oleh pemerintah pusat untuk mengurangi semua kegiatan yang bersifat umum dan menciptakan keramaian, hal itu mulai diikuti oleh pemerintah daerah masing masing beberapa hari belakangan ini. Tak terkecuali Kota Padang pun mulai mengikuti arahan dari berbagai pihak untuk memutus tali rantai penyebaran corona virus diases 2019 (COVID -19).

Dari hasil pantauan awak media canangnews.com dilapangan, Minggu (22/3/2020) bahwa memang terjadi penurunan aktifitas warga kota di fasilitas umum, jalan utama yang biasanya padat dan macet di beberapa titik namun beberapa hari ini terkesan lancar. Begitu juga dengan pusat perbelanjaan serta kantor dinas yang bersentuhan langsung dengan warga juga terlihat ada penurunan jumlah pengunjung.

Seperti yang di tuturkan Fajri salah seorang pengemudi taksi online yang selalu mangkal di seputaran jalan permindo dan BIM mengatakan, beberapa hari belakangan ini, jumlah penumpang disekitaran Kota Padang mengalami penurunan yang signifikan. "Bahkan, beberapa hari belakangan ini saya tidak bisa membawa hasil usaha ini untuk diberikan kepada keluarga karena hanya cukup untuk setoran saja. Kemaren saya sempat nombok pak, belum lagi kebutuhan sehari hari yang harus dipenuhi," ujarnya sambil mengeluh.

"Saya berharap pemerintah dapat dengan cepat mengatasi wabah ini agar keadaan ekonomi dapat pulih kembali, apalagi sebentar lagi mau masuk bulan Ramadhan pak, sekarang ini saja sembako sudah mulai mahal," imbuhnya.

Sementara, Bang Tando salah seorang pedagang bahan harian yang berada di dekat lampu merah PS Alai menuturkan hal yang sama. "Sudah lima hari ini omzet saya menurun drastis dari biasanya bang, dan cendrung sepi. Sedangkan kebutuhan sehari hari harus tetap dipenuhi, bahkan harga sembako mulai merangkak naik,saya berharap pemerintah terkait segera turun ke lapangan untuk segera mengstabilkan harga di pasaran, saya mendukung langkah dari pemerintah untuk memberikan himbauan kepada semua warga kota untuk mengurangi aktifitas di luar rumah namun saya pun meminta agar pemko setempat tetap mengawasi peredaran barang dan harga supaya tetap wajar" ujarnya.

Pemerintah khususnya Pemko Padang bekerjasama dengan beberapa lembaga termasuk pihak Kepolisian, Dinas kesehatan, TNI dan lembaga non pemerintah termasuk Ormas saat ini tengah menggalakkan himbauan agar masyarakat ikut serta mengantisipasi penyebaran virus yang mematikan ini dengan cara mengurangi aktifitas di luar dan selalu menjaga kesehatan di lingkungan (WJF)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar