SIKABALUAN  Canangnews, Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai fokus pada pemberdayaan .
"Kita terus meningkatkan anggaran pemberdayaan untuk masyarakat guna meningkatkan ekonomi mereka baik itu  dibidang pendidikan, kesehatan, UMKM.
Dikatakan Aprijon untuk mendukung Berjalannya semua program desa tersebut tahun Ini desa mendapat penambahan anggaran sebesar  Rp2,4 miliar yang sebelumnya sekitar 2,1Miliar.
Ia juga mengatakan ,setiap tahunnya  anggaran pemberdayaan diupayakan untuk terus dinaikkan sehingga dapat berjalan sesuai harapan .
"Selain itu peningkatan  anggaran untuk pemberdayaan dibidang kesehatan yang dialokasikan di ADD Muara Sikabaluan 2020 juga bagi Insentif guru Paud sebanyak 14 orang untuk mendapat Rp500 ribu masing masing orang Dan ditotal sebesar Rp 84juta ungkapnya kepada canangnews saat dimintai Keterangan saptu (8/2/20).
Ia juga menambahkan Demikian pula dengan Honor insentif guru TPQ mesjid Al-Falah Muara Sikabaluan sebanyak 5 orang masing-masing Rp500 ribu per bulan dengan total Rp30 juta per tahun.
"Untuk agama Katolik terdapat anggaran insentif guru sekolah Minggu di Dusun Bose untuk satu orang guru dengan honor Rp350 per bulan. Sementara untuk Belanja Kegiatan Kommunity center sebanyak Rp5 juta diberikan kepada OMK (Orang Muda Katolik) sebagai bentuk dukungan akan Kemajuan Orang muda lanjut dia
Aprijon menambahkan Hal tersebutTidak berhenti sampai disitu saja,dukungan bagi kesehatan balita juga terus dilakukan  terlebih untuk pemberian makanan tambahan balita untuk 5 Dusun diantaranya Dusun Nangnang, Muara, Pokai, Bose dan Puran masing-masing mendapat Rp300 ribu setiap bulannya ,bila ditotal sebesar Rp18 juta per tahunnya ucapnya .
"Juga untuk kader Posyandu masing-masing dusun mendapat sebesar Rp200 ribu setiap orang untul 25 orang kader terlebih bagi  kader desa siaga ditahun  perdana sebesar Rp300 ribu per bulannya. 
"honor Garin Mesjid Al-Falah Muara Sikabaluan juga dianggarkan ditahun 2020 terlebih untuk satu orang dengan honor Rp500 ribu per bulannya .
Juga bagi  kelompok nelayan desa Menurutnya  juga butuh anggaran  pengadaan alat tangkap ikan dua kelompok di Dusun Muara masing-masing Rp70 juta per kelompok dalam bentuk mesin pompong, jaring, sampan dan peralatan alat tangkap lainnya ditambah untuk Dusun Bose sebesar Rp120 juta untuk satu kelompok nelayan pengadaan alat tangkap nelayan. 
Desa Muara Sikabaluan juga berupaya meninggkatkan ekonomi keluarga  dengan mengganggarkan pengadaan Rabo (tempat rumah ikan didasar laut) Rp20 juta supaya dimanfaatkan oleh semua nelayan di Desa Muara Sikabaluan .
Bukan hanya itu  pertanian jUga termasuk dianggarkan untuk pengadaan bibit pinang super dari Pariaman sebanyak 70 ribu biji dengan total anggaran Rp207 juta dan bantuan pertanian cabai Rp5 juta.
Juga untuk UMKM untuk olahan makanan dan kue di Dusun Nang-nang sebanyak 2 orang dan di Dusun Muara sebanyak 5 orang masing-masing diberikan bantuan Rp7,5 juta. Serta pemberian bantuan untuk pengrajin rajut untuk lima orang masing-masing Rp1 juta. Sedangkan di Dusun Bose bantuan produksi pengolahan ikan kering untuk satu orang Rp5 juta. 
Ia berharap semuanya dapat Dimanfaatkan oleh masyarat terlebih untuk membantu peningkatan ekonomi untuk kelangsungan hidup sehari hari dan tepat sasaran .(johan)