Tuapeijat Canangnews Air minum yang sering dikonsumsi masyarakat sekitar Tuaepaijat yang sempat ditahan oleh pihak Reskrim Mentawai  kini dilepaskan sementara menjelang datangnya hasil sampel kadar air dari Balepom Kota Padang .

"Terkait depot air minum yang sempat menjadi perbincangan Warga Saat Ini sudah Kita utus dari anggota untuk membawa sampel supaya dicek secara langsung di Balepom kota Padang bersama ahli  untuk memastikan besar kadarnya juga memastikan kriteria apa masih bisa dimaklumi "Kata Kepala Satuan Res kriminal ,Irmon kepada canangnews Saat dimintai Keterangan diruangan kerjanya Jumat (9/1/20).

Lebih lanjut dikatakannya ,Bila ternyata Hasil dari cek di Balepom Kota Padang masih dapat  dimaklumi Maka permasalahan akan diselesaikan demi kepentingan masyarakat untuk kebutuhan dengan catatan sipemilik usaha siap melengkapi izin yang ada .

Diteruskannya,Pihak Balepom akan memberi keterangan mengenai jumlah kadar yang menjadi sampel pada Saat Ini bila berbanding terbalik Dan tidak dapat dimaklumi jua Atau Lebih dari 10 dan Ternyata fatal maka proses akan berlanjut dijalur hukum sebab hukum hanyalah jalan terakhir tukasnya .

Dirinya menambahkan penyelidikan dilakukan semenjak ada laporan dari masyarakat Pengguna yang tidak sempat disebutnamanya Maka dilkukan cek dilapangan tepatnya kamis dilokasi proses pengisian air dalam galon "Kita lakukan pengamanan 3 unit  Mobil Jebeserta galon yang berisi sekaligus mengambil sampel untuk di bawak ke Balepom .

Sambil Berjalannya waktu Kita kasih kesempatan kepada pihak Pemilik usaha untuk melengkapi perizinan untUK membuka usaha tersebut.

 Terkait Mobil yang sudah dilepas pihaknya mengatakan  bahwa Pemilik mempunyaI Hak untuk mengajukan permintaan ketahap penyidikan  yang disampaikan kepada Kapolres melalui Kasat Reskrim yang dinamakan dengan Pinjam pakai barang bukti untuk  tahap penyidikan awal dengan catatan Membuat Surat pernyataan 1 tidak boleh merubah warna,2 Tidak boleh menjual Dan 3 siap mengembalikan barang bukti bila sudah dibutuhkan .

"Bila tahap penyidikan mulai dilakukan pihak pengusaha tersebut bersedia menghadirkan barang bukti yang ada .(JH