AGAM, CanangNews--Pemerintah Pusat prioritaskan tujuh nagari di Kabupaten Agam sebagai Kawasan Perdesaan Agribisnis pada tahun 2020.

“Ini bertujuan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan pemberdayaan masyarakaat desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam, Teddy Martha saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) di aula II Kantor Bupati Agam. Rabu (15/1).

Ketujuh nagari itu, yakni Nagari Balingka dan Nagari Sungai Landia di Kecamatan Ampek Koto, Nagari Baringin dan Nagari Sipinang di Kecamatan Palembayan.

Kemudian Nagari Matua Hilia, Lawang, dan Nagari Tigo Balai di Kecamatan Matur.

“Untuk Sumatera Barat, Kabupaten Agam menjadi satu-satunya daerah yang menerima Program Pembangunan Kawasan Perdesaan Agribisnis,” kata Teddy lagi menjelaskan.

Saat ini, Kabupaten Agam menjadi salah satu daerah prioritas yang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2020-2024.

“Untuk itu kami berharap dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah terkait, kecamatan, maupun dari wali nagari agar program ini bisa berlanjut sampai tahun 2024,” ulas Teddy. (BJR)