Sabtu,Festival Kebudayan Dihelat Sanggar Nagari Duo Koto - CANANG NEWS

Breaking

Sabtu, 03 Agustus 2019

Sabtu,Festival Kebudayan Dihelat Sanggar Nagari Duo Koto


Agam,Canangnews----Sabtu Ini Sanggar seni di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, menampilkan berbagai pertunjukan kesenian pada festival malam kebudayaan, di lapangan futsal Tanjung Batuang, Sabtu (3/8) malam.
Festival yang digelar Pemerintah Nagari Duo Koto itu, mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Bahkan menjadi upaya bagi nagari untuk melestarikan seni budaya Minangkabau di nagari tersebut.
Wali Nagari Duo Koto, Joni Safri via ponsel, Jum’at (2/8) mengatakan, festival malam kebudayaan bakal diikuti sanggar seni yang ada di nagari seperti, Sanggar Alang Kuradaih, Sanggar Talago Biru, Sanggar Nago Baranang, Sanggar Terpadu, Sanggar Tuah Kinantan, Sanggar Riak Danau, Sanggar Mato Aia, Sanggar Mutiara dan MTsS Terpadu.
Sedangkan kesenian yang akan ditampilkan adalah Tari Jalo Apuang, Tari Piriang, Tari Rampak Gadih Manampih, Tari Baiyo, Tari Bagalego dan Tari Piriang Pasambahan.
Selanjutnya Silek Taralak, Silek Tuo, musik kreasi atau Tambua Talempong, Salawat Dulang, Sumarak Tambua massal dan tambahannya lelang singgang ayam.
“Festival ini menjadi agenda tahunan bagi kita di Pemerintahan Nagari Duo Koto, karena bisa menjadi motivasi bagi generasi untuk melestarikan seni budaya Minang,” ujarnya.
Joni Safri mengakui, saat ini banyak generasi muda yang kurang tertarik dengan kesenian tradisional. Sehingga seni budaya di nagari sulit berkembang, karena kurangnya peminat dari kaum muda yang menjadi ujung tombak dalam hal ini.
Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengapresiasi festival malam kebudayaan yang bakal digelar Nagari Duo Koto. Karena menurut camat, kegiatan itu akan memberikan dampak positif kepada masyarakat khususnya generasi muda.
“Kita mengharapkan dengan digelarnya kegiatan itu, seni budaya Minang yang sudah menjadi tradisi di nagari salingka Danau Maninjau semakin berkembang,” ulasnya.
Menurutnya, kegiatan itu selain melestarikan seni budaya, juga sebagai upaya untuk memotivasi generasi muda. Sehingga hal ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, supaya mereka dapat terhindar dari pengaruh dan perbuatan negatif yang bisa merusak masa depannya. (rel/bjr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar