BANDAR LAMPUNG, CanangNews  Tahun 2018 yang lalu Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dianugerahi Adytia Karya Mahatva Yodha (AKMY) Award 2017 bersama Walikota Padang Mahyeldi dari Pengurus Nasional Karang Taruna. Tahun 2019, penghargaan AKMY Award 2018 diraih Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dan merupakan penghargaan satu satunya untuk pimpinan daerah di Sumatera Barat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddi mewakili Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara puncak peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) Tingkat Nasional, di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Sabtu (26/1/2019).

Turut mendampingi menerima penghargaan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Arman Adek, Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Barat Mahdianur Musa, Kepala Bagian Humas dan Protokol Andri Satria Masri dan Ketua Karang Taruna Kab. Padang Pariaman Asmarizal Chan.

AKMY Award 2019 diberikan kepada 24 kabupaten/kota seluruh Indonesia dan 6 gubernur/wakil gubernur. Dari Sumatera Barat diwakili Kabupaten Padang Pariaman melalui Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur.

Menurut Mahdianur, Wabup Suhatri Bur layak mendapatkan AKMY karena kiprah, kepedulian dan komunikasinya yang intens dan positif membangun organisasi Karang Taruna di Kabupaten Padang Pariaman.

"Sebagai mantan Sekretaris Karang Taruna Prov. Sumatera Barat, dan aktif berkiprah di organisasi sosial kemasyarakatan, bapak Suhatri Bur pantas dianugerahi AKMY," jelas Mahdianur diamini Asmarizal Chan.

Wabup Suhatri Bur terlihat senang dan bangga atas anugerah yang diraihnya apalagi setelah tahu bahwa dia satu satunya wakil dari 19 kabupaten kota di Sumbar.

Menurut Suhatri Bur, organisasi sosial kemasyarakatan wajib dibina, didukung dan dipedulikan karena tenaga dan pemikirannya sangat membantu setiap program pemerintah.

"Pemerintah sangat terbantu dengan organisasi sosial kemasyarakatan seperti Karang Taruna karena pemerintah punya keterbatasan tenaga dan waktu melaksanakan semua program kerja, sementara orsos dan ormas lebih leluasa bergerak," tukuknya mengakhiri. (ZT)