Header Ads

jasa

Lomba Cita Menu B2SA Berlangsung Kompetitif


Wakil Ketua I TP PKK Yusrita SPd menyerahkan hadiah kepada juara pertama

Padang Pariaman, CanangNews – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman menyelenggarakan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) antar kecamatan. Pelaksanaan kegiatan bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat.

Lomba berbahan non beras dan non terigu yang berlangsung sehari penuh, Selasa (18/9/2018), itu dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Padang Pariaman Hj Rena Sovia (isteri Ali Mukhni, bupati) diwakili Wakil Ketua / Pokja II Bidang Pendidikan dan Keterampilan, Hj Elly Marius (isteri Jonpriadi, sekdakab).

Wakil Ketua II TP PKK Hj Elly Marius menyerahkan hadiah kepada juara pertama

Dalam pengarahan yang disampaikan Hj Elly Marius, Ketua TP PKK Rena Sovia mengungkapkan, bangsa Indonesia umumnya masih bergantung kepada beras dan terigu sebagai bahan pokok pangan. Akibatnya, pada kondisi tertentu, Indonesia masih mengimpor produk tersebut dari negara lain.

Pada kesempatan itu ia menekankan, untuk mengurangi ketergantungan konsumsi pada beras dan terigu, perlu dilakukan pengembangan sumber daya pangan lokal seperti  jagung, ubi kayu,ubi jalar, pisang talas, sukun dan gadung.

Dewan Juri Ferawati SGz menyerahkan hadiah kepada juara harapan  

 “Berbagai penelitian membuktikan tidak satupun jenis pangan yang lengkap gizinya. Oleh karena itu, diperlukan pangan yang B2SA dengan komposisi ideal yang dianjurkan seperti pada kelompok umbi-umbian, pangan hewani, sayur dan buah serta kacang-kacangan,” kata Rena yang memiliki hobi memasak ini.

Kepada seluruh tim peserta, Rena Sovia mengingatkan, pola menu B2SA ini tidak sebatas dalam lomba ini saja, tetapi agar diterapkan dapat dijadikan rujukan dalam menyediakan makanan di rumah serta jajanan anak sekolahan.

Menu B2SA karya tim peserta

“Dalam memasak dan menyajikan makanan supaya terjamin kebersihan, kesehatan dan gizinya. Selain itu, agar bebas dari bahan pemanis dan pewarna buatan, perasa dan pengawet,” pinta dia.

Berdasarkan pengamatan wartawan, seluruh tim peserta yang dipimpin isteri masing-masing camat tampak kompetitif, saling berusaha mengolah dan menyajikan menu yang terbaik.

Dewan Juri melakukan penilaian terhadap Menu B2SA karya peserta

Menjawab pertanyaan wartawan swaat lomba berlangsung, Panitia Pelaksana – Kepala Bidang Ketahanan Pangan – Dawanis SE didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Riska SP MP menjelaskan, lomba cipta menu B2SA tersebut diikuti 17 tim dari 17 kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman.

Dewan juri, kata Riska, terdiri dari Tata Boga  – Seprina Rahmaneli (SMKN 1 Sintoga), Ahli Gizi – Ferawati SGz (Dinas Kesehatan) dan Yusrita SPd (Wakil Ketua I TP PKK).

Panitia dan Dewan Juri foto bersama para juara Lomba Cipta Menu B2SA

“Kepada masing-masing peserta, panitia menyediakan dana Rp100.000 untuk pembeli bahan serta uang transpor untuk tiga orang @Rp75.000. Sedang juara I – III dan harapan I – III, panitia menyerahkan hadiah berupa trofi dan bingkisan berupa alat keperluan memasak. Sebelas peserta lain pun memperoleh bingkisan sebagai hadiah hiburan,” papar Dawanis.

Setelah melakukan penilaian dengan teliti dan seksama, Dewan Juri menetapkan Juara I Kecamatan 2x 11 Enam Lingkung, Juara II Kecamatan Enam Lingkung, Juara III Kecamatan Sungai Geringging. Selanjutnya Harapan I Kecamatan Nan Sabaris, Harapan II Kecamatan Sungai Limau dan Harapan III Kecamatan Batang Anai. (ZT)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Leontura. Diberdayakan oleh Blogger.